🚨 Masalah Pasokan Starbucks Menyoroti Isu Operasional yang Dalam ☕📦
Starbucks menghadapi tantangan rantai pasokan yang terus-menerus yang jauh melampaui kekurangan produk sesekali — dan para eksekutif akhirnya mengakui betapa kompleksnya masalah ini. (Reuters)
📉 Apa yang salah
• Kesalahan inventaris AI: Alat inventaris otomatis baru menghitung salah item seperti susu dan sirup, yang menyebabkan perkiraan stok dan pesanan restock yang tidak tepat. (1330 & 101.5 WHBL)
• Pemasok yang tersebar: Starbucks bekerja dengan banyak vendor kecil dan regional yang kesulitan untuk berkembang saat permintaan melonjak, yang menyulitkan pengiriman. (1330 & 101.5 WHBL)
• Kegagalan pengiriman: Kurang dari sepertiga pengiriman truk pada awal 2024 mencapai pusat distribusi tepat waktu dan lengkap, tanda gesekan operasional yang dalam. (1330 & 101.5 WHBL)
• Teknologi usang: Sistem warisan seperti AS/400 milik IBM masih digunakan untuk inventaris dan pemesanan — membuat otomatisasi dan akurasi semakin sulit dicapai. (wkzo.com)
😣 Dampak Sehari-hari
Pelanggan telah melaporkan kekurangan sandwich dan kue, dan barista menyebutkan pemborosan yang berlebihan karena pemesanan yang tidak sesuai — kelebihan stok pada beberapa produk dan kekurangan stok pada yang lain. (1330 & 101.5 WHBL)
📌 Tanggapan CEO Brian Niccol
Starbucks mengatakan sedang memodernisasi sistem, memperkuat perkiraan, dan membuat jaringan distribusi lebih gesit untuk meningkatkan keandalan — tetapi orang dalam mengatakan masalahnya lebih dalam dan sistemik. (1330 & 101.5 WHBL)
⚠️ Mengapa ini penting
Gesekan pasokan yang terus-menerus merugikan pengalaman pelanggan dan penjualan, terutama saat pesaing bangkit kembali dari gangguan pandemi. Masalahnya bukan hanya logistik sederhana — ini adalah arsitektur, perkiraan, dan koordinasi di setiap tingkat.
#Starbucks #SupplyChain #BusinessNews #Operations #TechChallenges $BTC $ETH $SOL