đłđȘ
#Niger : NEGARA MENJUAL URANIUMNYA DI PASAR INTERNASIONAL, PERANCIS BERSIKAP
Pada 30 November 2025, Niger secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menjual uraniumnya sendiri di pasar internasional. Jenderal Abdourahamane Tiani menyatakan bahwa Niger menjalankan « hak sah » untuk mengelola kekayaan alamnya dan menjualnya kepada negara pembeli mana pun, dengan penuh independensi.
Sebelumnya, produksi dikelola oleh perusahaan SomaĂŻr, yang sebagian besar dikendalikan oleh grup Prancis Orano. Namun sejak Juni 2025, SomaĂŻr sepenuhnya dimiliki oleh negara Niger, yang berniat untuk mengambil alih sepenuhnya pengelolaan pertambangan. Orano juga telah kehilangan kendali atas beberapa lokasi, termasuk Cominak dan terutama cadangan besar Imouraren, yang diperkirakan mengandung 200.000 ton uranium.
Ketegangan mencapai puncaknya pada 27 November 2025, ketika sebuah pengiriman uranium meninggalkan tambang Arlit tanpa pemberitahuan kepada perusahaan Prancis tersebut. Orano, yang tidak memiliki akses ke tambang sejak 2024, menegaskan bahwa transfer ini ilegal dan melanggar keputusan arbitrase internasional yang secara sementara melarang Niger menjual uranium tersebut. Perusahaan ini mempertimbangkan tindakan hukum.
Bagi Presiden Tiani, sebaliknya, uranium adalah milik rakyat Niger, dan 1.300 ton yang diproduksi pada 2025 â yang diperkirakan bernilai lebih dari 250 juta euro â harus dijual secara bebas. Beberapa negara seperti Rusia, Turki, atau Iran sudah menunjukkan minat.
Pertarungan antara Niger dan Orano adalah masalah ekonomi dan geopolitik. Hasilnya dapat mempengaruhi masa depan hubungan antara Afrika dan perusahaan asing.
Dan Anda, apakah Anda berpikir Niger benar untuk sepenuhnya mengambil kembali kendali atas uraniumnya?
$SOL