Perdana Menteri India baru saja mengungkapkan rasa lega bahwa Trump aman.
Dan dalam geopolitik, siapa yang menelepon pertama dan apa yang mereka katakan tidak pernah kebetulan.
Pernyataan Narendra Modi bukan sekadar ucapan belasungkawa.
Ini adalah sinyal tentang posisi India.
Berikut konteks yang membuat ini lebih dari sekadar panggilan sopan.
Minggu ini, India berada di pusat krisis Hormuz dengan cara yang terlewatkan banyak orang.
Kapal pertama yang diizinkan Iran untuk melewati Selat setelah blokade? Terdaftar di India.
Itu bukan sekadar logistik. Itu adalah Tehran mengirim pesan kepada New Delhi.
Dan New Delhi telah menjadi salah satu saluran belakang yang tenang dalam ketegangan AS-Iran, sebagai mediator dengan hubungan di kedua sisi.
Sekarang Modi secara publik dan hangat mengungkapkan rasa lega atas keselamatan Trump.
Itu adalah tiga poin data dalam minggu yang sama:
Iran memberikan sinyal niat baik kepada India melalui Selat.
India mempertahankan posisi saluran belakangnya antara Tehran dan Washington.
Modi secara publik menyelaraskan diri dengan keselamatan dan kesejahteraan Trump.
India tidak memihak.
Ini melakukan apa yang dilakukan kekuatan besar pada titik belok:
Tetap relevan bagi semua orang. Tidak berkomitmen kepada siapa pun. Dan menjaga saluran komunikasi terbuka.
Dalam minggu di mana saluran diplomatik AS-Iran runtuh melalui Pakistan,
New Delhi baru saja mengingatkan kedua ibu kota bahwa ada nomor lain yang bisa mereka hubungi.
#Modi #Trump #India #Geopolitics #Hormuz