🚫 Telegram di bawah tekanan: Durov menjawab pemblokiran di RF
🎁 Pavel Durov mengomentari pembatasan Telegram di Rusia.
Menurutnya, masalahnya bukan pada keamanan, melainkan pada upaya mengalihkan pengguna ke layanan yang dikendalikan oleh negara.
Ia mengklaim bahwa alternatif dengan kemampuan pengawasan dan sensor politik sedang dibuat, di mana mereka berusaha untuk "memindahkan" audiens.
📌 Durov mengingatkan bahwa 8 tahun yang lalu skenario serupa coba direalisasikan di Iran:
Telegram dilarang dengan alasan yang dibuat-buat, mempromosikan analog negara.
Hasilnya?
Sebagian besar pengguna tetap menggunakan Telegram meskipun ada pembatasan.
🛡 Menurut Durov, platform akan terus membela privasi dan kebebasan berekspresi, terlepas dari tekanan.
Sejarah menunjukkan: kepercayaan tidak bisa dipaksakan dengan perintah.
Ikuti untuk memantau peristiwa kunci di ruang digital.
#Telegram #Privacy #FreedomOfSpeech #technews #MISTERROBOT