Banyak investor terobsesi dengan menemukan titik masuk yang tepat, "dasar" yang sempurna. Mereka menghabiskan berjam-jam menganalisis grafik, mencari bintang yang akan meluncur. Namun, berdasarkan pengalaman saya (aktif sejak 1987), perbedaan nyata antara amatir dan profesional terletak pada apa yang mereka lakukan setelah membeli.
Secara khusus, dalam mengelola keserakahan dan ketakutan ketika pasar menjadi euforia atau panik.
🧠 1. Bahaya dari "Sindrom Pemenang"
Ketika sebuah aset seperti Bitcoin mendekati $75,000 atau sebuah AI seperti TAO naik 20% dalam sehari, pikiran kita menjebak kita. Kita merasa jenius dan keserakahan membisikkan: "Jangan jual, ini akan terus naik selamanya".