🏗️ Produksi Emas Mali Terjun 23% di Tengah Penangguhan Barrick dan Aturan yang Lebih Ketat
Produksi emas Mali jatuh tajam pada tahun 2025, dengan output turun 22,9% menjadi 42,2 ton. Penangguhan operasional di kompleks Loulo‑Gounkoto milik Barrick dan regulasi pemerintah yang lebih ketat membentuk kembali sektor ini, menyoroti bagaimana tantangan kebijakan dan operasional dapat mempengaruhi bahkan negara-negara penghasil emas utama.
Fakta Utama:
• 📉 Penurunan Produksi: output 2025 sebesar 42,2 ton vs 54,8 ton pada 2024 (−22,9%)
• 🏭 Penangguhan Barrick: operasi Loulo‑Gounkoto ditangguhkan sementara, dibatasi hingga 5,5 ton setelah dibuka kembali
• 🌟 Pemimpin Baru: B2Gold menjadi produsen teratas Mali dengan 17,5 ton; Allied Gold diikuti dengan 9,58 ton
• 👷 Output Artisanal: Tetap stabil di ~6 ton, menjaga total output nasional di ~48,2 ton
• 📊 Selisih Ramalan: Output aktual turun ~22,7% di bawah ramalan awal pemerintah sebesar 54 ton
Wawasan Ahli:
Penurunan Mali menyoroti bagaimana reformasi kebijakan, pengawasan regulasi, dan penangguhan operasional dapat dengan cepat mempengaruhi pasokan emas. Investor dan penambang sama-sama harus memantau perkembangan geopolitik dan regulasi di negara-negara penghasil utama untuk potensi dampak pasar.
#GoldProduction #MaliGold #BarrickGold #GoldMarket #CommodityUpdate $XAU $XAG
$PAXG