#BTC saat ini berada dekat level 78.000 sementara sebagian besar token alternatif justru tampak lebih lemah lagi. Likuiditas terus mengering, dan pasar saat ini tidak terlalu punya selera untuk sekadar cerita belaka.
Namun ceritanya tetap ada. Tema yang paling populer di kalangan trader adalah gagasan “menggunakan biaya trading untuk melakukan repurchase &!destroy token.” Pitch-nya sederhana dan menarik: sebuah protokol mengumpulkan biaya, menyalurkan pendapatan itu untuk membeli tokennya sendiri di pasar terbuka, lalu menghapus token tersebut dari peredaran. Pasokan lebih rendah, harga lebih tinggi—sebuah loop tertutup yang rapi di atas kertas.
Analis DeFi Ignas menolak keras ide ini. Ia berpendapat seluruh model bertumpu pada aktivitas trading yang berkelanjutan, bukan pada kekuatan fundamental yang lebih dalam. Ketika volume menyusut, biaya ikut mengecil, buyback melambat, burn memudar, keyakinan melemah, dan tekanan jual kembali hampir seketika.
Kritiknya memang valid, tapi belum lengkap.
Tidak semua proyek yang mengikuti jalur “repurchase dan burn yang didanai biaya” itu sama. Kualitas pendapatan, sumber aktivitas, dan ketahanan mekanismenya sangat bervariasi. Ada yang benar-benar membakar token dengan arus kas eksternal yang nyata. Yang lain hanya mendaur ulang antusiasme spekulatif.
Label yang sama—buyback—mencakup tiga kategori proyek yang sangat berbeda, masing-masing menuju hasil yang berbeda pula.
Kategori satu:
#UNI diberi makan oleh modal nyata dari luar kripto. Mulailah dengan contoh paling solid.
#Uniswp sudah menghapus jumlah yang berarti dari #uni dari peredaran tahun ini melalui proses berkelanjutan fee-to-burn. Modal tersebut berasal dari biaya trading di level protokol. Setelah sakelar biaya diaktifkan & kemudian diperluas ke pool & chain kunci, sebagian terdefinisi dari biaya swap mulai mengalir ke kontrak khusus yang pada akhirnya menghapus
#UNI dan
#kennel dari pasokan yang beredar.
Satu pendorong utama baru adalah Robinhood Chain.
Diluncurkan pada bulan Juli dan berfokus pada ekuitas token, jaringan ini melihat volume harian naik tajam, dengan satu sesi pada bulan September yang menembus jauh di atas angka satu miliar dolar dan mencatat rekor tertinggi baru.