Perdagangan yang Mengajarkan Saya Apa Arti DCA Sebenarnya 💥
✍Saya pernah melakukan short pada token yang disebut $PLAY tepat setelah token tersebut meningkat hampir 100%.
✍Kami baru saja memasuki candle 4 jam yang baru — dan saya melihat kesempatan emas. Tanpa ragu, saya masuk.
✍ Tapi pada saat saya masuk, harganya tidak turun... harganya justru melambung tinggi! 🚀
✍ Saya berkata pada diri sendiri, “Tidak masalah, ini akan segera retrace.”
Jadi saya DCA lagi.
✍ Harganya bahkan semakin tinggi.
✍ Saya DCA lebih banyak, berpikir saya sedang cerdas.
✍ Tapi jauh di dalam hati, kepanikan mulai muncul, harga likuidasi saya semakin dekat, saldo saya menyusut, dan grafik tidak mendengarkan harapan saya lagi.
✍ Saat itulah realitas menghantam saya.
Saya tidak lagi mengendalikan situasi — pasar yang mengendalikannya.
✍ Saya menatap kerugian besar yang terakumulasi dengan cepat, dan berkeringat, tekanan darah tinggi 😖😖
Dan akhirnya, saya menerima pukulan itu. Kerugian menyakitkan lebih dari $1K.
✍Tapi hari itu, saya belajar pelajaran yang tidak bisa diajarkan oleh kursus manapun:
💡
#IsolatedMargin ada untuk alasan — itu melindungi Anda.
💡 Tidak semua token yang dipompa harus di-short.
💡 Keluar lebih awal lebih baik daripada terlikuidasi terlambat. Hentikan harapan 'itu akan kembali'
💡 Dan yang terpenting — jangan pernah DCA ketika sebuah token jelas-jelas melawan Anda.
Karena terkadang, DCA bukanlah strategi — itu adalah cara lambat untuk menerima kekalahan.
Perdagangkan dengan cerdas, bukan emosional. 🎯