Morgan Stanley memperluas perekrutan kontrak di Hong Kong seiring dengan percepatan gelombang IPO
📌 Morgan Stanley telah mulai merekrut staf kontrak di Hong Kong untuk menangani lonjakan tajam dalam aktivitas pencatatan, menandakan bahwa tekanan kesepakatan kembali jelas di pasar keuangan kota. Pendekatan ini membantu bank meningkatkan kapasitas eksekusi sambil tetap menjaga biaya di bawah kendali dalam lingkungan yang volatil.
💡 Langkah ini datang saat Hong Kong menjadi tempat pencatatan teratas di dunia pada tahun 2025, dengan hasil IPO naik 231% menjadi $37,4 miliar dan total volume ECM naik 164% menjadi $103 miliar. Hingga 27 Februari 2026, masih terdapat 530 aplikasi papan utama dalam proses, menunjukkan bahwa permintaan penerbitan tetap kuat.
🔎 Tim dukungan IPO Morgan Stanley dibentuk pada Q4 2025 dan sekarang memiliki sekitar 10 orang yang fokus pada uji tuntas untuk kesepakatan di Hong Kong dan AS, sebagian besar melibatkan perusahaan-perusahaan China. Ini menunjukkan bahwa bank-bank cenderung menuju model operasi yang lebih fleksibel daripada memperluas jumlah karyawan tetap terlalu cepat.
⚠️ Meskipun demikian, prospek masih menghadapi tekanan dari baik risiko geopolitik maupun tuntutan kepatuhan yang lebih ketat. Peringatan SFC Hong Kong kepada beberapa bank mengenai kekurangan pengajuan IPO menunjukkan bahwa lonjakan ini bukan hanya perlombaan untuk kesepakatan, tetapi juga perlombaan untuk kualitas kontrol.
#MarketInsights #IPOWatch $BTC