#cpiwatch ๐จ CPI Baru Saja Membuat Tugas The Fed Lebih Sulit โ Tapi Inflasi Tidak Serta-merta โMemanas.โ
CPI bulan Agustus keluar hampir persis sesuai perkiraan.
CPI Utama: +3,4% YoY.
Tapi CPI Inti?
+0,3% MoM dibanding +0,2% yang diperkirakan.
Kesan itu terdengar hawkish.
Sampai Anda melihat tren tahunannya. ๐
CPI Inti justru turun ke 2,4% YoY dari 2,5%.
Jadi pesannya campur aduk:
Tekanan bulanan menjadi lebih panas.
Inflasi inti tahunan terus melambat.
Dan pasar fokus pada bagian pertama.
Setelah kenaikan pekerjaan Agustus yang mengejutkan kuat sebesar 162K, dibanding perkiraan sekitar 55K, ekspektasi kenaikan Fed 25bp melonjak menuju 66โ70%, dibanding sekitar 44% sebelumnya di awal Agustus.
Lalu ada soal minyak.
Harga bensin melonjak 3,9% pada Agustus dan menyumbang lebih dari sepertiga kenaikan CPI bulanan.
Tapi ini bagian yang mungkin banyak orang lewatkan:
CPI Agustus mungkin sudah bersifat โtertinggalโ (backward-looking).
Eskalasi terbaru di Timur Tengah mendorong Brent melewati $100 โ dan pergerakan itu belum sepenuhnya tercermin dalam data inflasi Agustus.
Itu membuat CPI September berpotensi lebih penting.
Karena jika harga energi tetap tinggi, The Fed bisa menghadapi kombinasi yang tidak nyaman:
Peluruhan inflasi inti tahunan + tekanan harga bulanan yang kembali muncul + pasar tenaga kerja yang masih tangguh.
๐ง Inti Pemikiran:
Pasar tidak hanya bereaksi terhadap apakah inflasi tinggi. Pasar bereaksi pada apakah tren sedang berubah โ dan CPI Agustus mengirim dua sinyal berbeda sekaligus.
Pertanyaan besarnya:
Apakah CPI September akan mengonfirmasi disinflasi โ atau menunjukkan bahwa guncangan minyak kembali lagi?
$BTC #Inflation #Fed #Bitcoin Hanya komentar pasar. Bukan nasihat keuangan.