Aku omongin ibumu, kalian itu selain omongin kotoran dan berak nggak bisa main yang lain?
Sekeluarnya sebutir dahak, apa pun isinya, langsung siram dengan kotoran dulu
Kirim emoji, kalian serbu.
Kirim tanda baca, kalian serbu.
Kirim typo pun kalian serbu.
Bahkan nggak perlu cerita, nggak perlu ngurus komunitas, nggak perlu bikin konten—bahkan malas desain avatar, asal bikin nama kotoran-berak, udah ada yang antre ngasih uang.
Hal kayak gini tiap beberapa hari bakal ganti yang lain. Orang-orang gelombang sebelumnya mayatnya belum sempat dingin, gelombang berikutnya udah mulai teriak “ini budaya”.
Budaya pantatmu, dasar bajingan bau.
Bukan itu budaya, itu namanya spekulasi emosi.
Yang bener-bener bisa bertahan, dari dulu sampai sekarang, bukan nama yang nyomot tren, tapi sebuah komunitas yang bersedia membesarkan satu simbol, satu cerita, pelan-pelan.
Tren bisa ngasih kamu seratus kali lipat dalam sehari.
Tapi itu nggak bisa kasih kamu kepastian apakah setahun kemudian masih ada orang yang ingat kamu.
Makanya aku dari dulu lebih menghargai komunitas yang bener-bener mau ngelakuin pembangunan dan ngabisin waktu.
Setidaknya, mereka yang dipertaruhkan bukan cuitan berikutnya, tapi tahun depan!
#hajimi #哈基米 #屎币 $哈基米