🌐 Data adalah minyak di era baru: bagaimana blockchain dapat menyelamatkan AI dari gangguan "ilusi"?🧠
Pada tahun 2026, masalah inti yang dihadapi AI bukan lagi adalah daya komputasi, tetapi kualitas data. Internet dipenuhi dengan informasi sampah yang dihasilkan oleh AI, di mana kita bisa menemukan data yang murni dan nyata? Jawabannya adalah: blockchain.
Mengapa data blockchain dan AI adalah pasangan yang sempurna?
Verifikasi keaslian: melalui tanda tangan kriptografi, kita dapat dengan jelas membedakan apakah konten dibuat oleh manusia atau dihasilkan oleh mesin. Monetisasi data (Data-to-Earn): sekarang, Anda dapat langsung menjual data anonim untuk pelatihan model AI, melewati perantara seperti Facebook atau Google, dan langsung mendapatkan penghasilan kripto. Menghilangkan bias: dataset terdesentralisasi membuat pelatihan AI lebih terbuka dan transparan, menghindari bias algoritma dari raksasa terpusat.
Proyek kunci yang patut diperhatikan:
The Graph ($GRT) — “Google” di dunia blockchain, membantu agen AI dalam mengambil data di blockchain secara instan. Ocean Protocol ($OCEAN / $ASI) — pelopor aset data, menjadikan data sebagai token yang dapat diperdagangkan. Grass — proyek kuda hitam yang memungkinkan pengguna mengumpulkan data pelatihan AI dengan berbagi bandwidth yang tidak terpakai. Chainlink ($LINK) — menyediakan data terverifikasi dari dunia nyata untuk kontrak pintar AI.
Prediksi: siapa yang dapat memecahkan masalah "kelaparan informasi" AI, dia akan menjadi pemimpin dalam putaran bull market ini.
👇 Jika membayar dengan cryptocurrency, apakah Anda bersedia menjual data internet Anda untuk pelatihan model AI?
#大数据 #人工智能 #Web3 #区块链技术 #GRT