🇹🇷🇮🇱 Erdogan Mengancam Serangan terhadap Israel, 35 Pejabat Menghadapi Lebih dari 4.500 Tahun Penjara
ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa negaranya bisa menyerang Israel sehubungan dengan serangan udara Israel yang terus berlanjut di Lebanon.
Erdogan menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu “dibutakan oleh darah dan kebencian” dan menyatakan bahwa “tidak ada alasan untuk tidak menyerang.”
“Jika Pakistan tidak menjadi mediator dalam perang antara AS dan Iran, kami akan menunjukkan kepada Israel tempat mereka… Sama seperti kami menginvasi Libya dan Karabakh, kami juga bisa menginvasi Israel,” katanya.
Pernyataan ini muncul setelah jaksa Turki mengajukan tuduhan terhadap 35 pejabat Israel, termasuk Netanyahu, dengan total hukuman yang diusulkan lebih dari 4.500 tahun penjara.
Tuduhan tersebut mencakup kejahatan terhadap kemanusiaan, genosida, penyiksaan, dan penahanan yang tidak sah, menurut kantor berita negara Anadolu.
Menteri Kehakiman Turki Akın Gürlek menyebut dakwaan tersebut “sejarah.”
Israel bereaksi keras. Netanyahu menuduh Erdogan “membantai Kurdi-nya sendiri.”
Menteri Pertahanan Israel Katz menyebut pemimpin Turki sebagai anggota Ikhwanul Muslimin dan menegaskan bahwa Israel akan terus membela diri dengan kekuatan.
Hubungan antara Turki dan Israel, yang dulunya sangat kooperatif, telah memburuk dengan cepat sejak konflik Israel-Hamas. Turki menuduh Israel melakukan genosida di Gaza dan memberlakukan embargo perdagangan mulai tahun 2024.
#CreatorpadVN Turkey
#CryptoMarketRebounds Israel
#erdogan