Binance Square

easy2earn

15 penayangan
2 Berdiskusi
Muhammad Siddiq 786
·
--
Apa itu Hukum Stablecoin? "Hukum Stablecoin" mengacu pada aturan dan regulasi yang dibuat oleh pemerintah atau otoritas keuangan untuk mengelola penggunaan, pembuatan, dan keamanan stablecoin—sejenis cryptocurrency yang dipatok pada aset stabil seperti dolar AS. --- 🔍 Tujuan Utama Hukum Stablecoin: 1. Stabilitas & Kepercayaan: Memastikan bahwa stablecoin didukung oleh aset nyata (seperti USD, emas, atau obligasi) dan dapat ditebus. 2. Perlindungan Konsumen: Memastikan pengguna tidak ditipu dan dana aman. 3. Transparansi: Mewajibkan penerbit untuk secara teratur menerbitkan audit dan laporan cadangan. 4. Lisensi & Pengawasan: Hanya perusahaan yang memiliki lisensi dan diatur yang dapat menerbitkan stablecoin. 5. Mencegah Pencucian Uang: Mematuhi aturan KYC/AML (Kenali Pelanggan Anda / Anti-Pencucian Uang). --- 🌍 Contoh: Undang-Undang Kejelasan Stablecoin Pembayaran AS (2024) Rancangan undang-undang ini mengusulkan bahwa: Hanya institusi yang diatur (seperti bank) yang dapat menerbitkan stablecoin yang didukung USD. Cadangan harus berupa aset likuid berkualitas tinggi. Pemegang stablecoin dapat menebus 1:1 kapan saja. --- ✅ Mengapa Ini Penting bagi Pengguna Crypto: Membangun kepercayaan pada stablecoin seperti USDT, USDC, BUSD, dll. Mendorong adopsi arus utama. Membantu menghindari penipuan dan skema rug pull. #easy2earn #Write2Earn #EarnFreeCrypt2025 #TrumpBitcoinEmpire $AGT {alpha}(560x5dbde81fce337ff4bcaaee4ca3466c00aecae274) $XRP {future}(XRPUSDT) $BNB
Apa itu Hukum Stablecoin?
"Hukum Stablecoin" mengacu pada aturan dan regulasi yang dibuat oleh pemerintah atau otoritas keuangan untuk mengelola penggunaan, pembuatan, dan keamanan stablecoin—sejenis cryptocurrency yang dipatok pada aset stabil seperti dolar AS.

---

🔍 Tujuan Utama Hukum Stablecoin:

1. Stabilitas & Kepercayaan:
Memastikan bahwa stablecoin didukung oleh aset nyata (seperti USD, emas, atau obligasi) dan dapat ditebus.

2. Perlindungan Konsumen:
Memastikan pengguna tidak ditipu dan dana aman.

3. Transparansi:
Mewajibkan penerbit untuk secara teratur menerbitkan audit dan laporan cadangan.

4. Lisensi & Pengawasan:
Hanya perusahaan yang memiliki lisensi dan diatur yang dapat menerbitkan stablecoin.

5. Mencegah Pencucian Uang:
Mematuhi aturan KYC/AML (Kenali Pelanggan Anda / Anti-Pencucian Uang).

---

🌍 Contoh: Undang-Undang Kejelasan Stablecoin Pembayaran AS (2024)

Rancangan undang-undang ini mengusulkan bahwa:

Hanya institusi yang diatur (seperti bank) yang dapat menerbitkan stablecoin yang didukung USD.

Cadangan harus berupa aset likuid berkualitas tinggi.

Pemegang stablecoin dapat menebus 1:1 kapan saja.

---

✅ Mengapa Ini Penting bagi Pengguna Crypto:

Membangun kepercayaan pada stablecoin seperti USDT, USDC, BUSD, dll.

Mendorong adopsi arus utama.

Membantu menghindari penipuan dan skema rug pull.
#easy2earn
#Write2Earn
#EarnFreeCrypt2025
#TrumpBitcoinEmpire
$AGT
$XRP
$BNB
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel