🇷🇺🇺🇦🇺🇸 PUTIN DILAPORKAN MENGUSULKAN RENCANA PERDAMAIAN DUA TAHAP UNTUK UKRAINA — KESEPAKATAN PENUH DITARGETKAN TERCAPAI PADA MUSIM SEMI 2027!
Rusia dilaporkan telah menyampaikan proposal baru dua tahap kepada Amerika Serikat yang bertujuan mengakhiri perang Rusia-Ukraina, yang berpotensi membuka jalan bagi kesepakatan damai yang lebih luas pada musim semi 2027.
Menurut laporan yang diterbitkan UkrMedia News pada 6 November, utusan presiden Rusia Kirill Dmitriev dilaporkan menguraikan sejumlah syarat Kremlin dalam diskusi yang melibatkan Presiden AS Donald Trump dan para perwakilannya.
Proposal Rusia yang dilaporkan tersebut mencakup beberapa poin utama berikut:
🔹 Gencatan Senjata Energi: Moskow dilaporkan bersedia menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi hingga akhir 2026, dengan syarat Ukraina juga menghentikan serangan terhadap fasilitas minyak dan gas Rusia.
🔹 Kompromi Donbas: Rusia dilaporkan siap mempertimbangkan kompromi wilayah yang akan membuat Ukraina tetap menguasai bagian Donbas yang tidak diduduki.
🔹 Pembatasan Militer: Moskow dilaporkan menuntut pengurangan jumlah angkatan bersenjata Ukraina dan pembatasan kemampuan militernya.
🔹 Bahasa dan Agama: Rusia dilaporkan menginginkan konsesi terkait status bahasa Rusia dan Gereja Ortodoks Rusia di Ukraina.
🔹 Kehadiran NATO: Syarat-syarat yang dilaporkan juga mencakup tuntutan terkait infrastruktur militer NATO di negara-negara Baltik dan Skandinavia.
🔹 Pasukan Asing: Moskow dilaporkan mungkin menerima pengerahan personel militer asing di Ukraina bagian barat, dengan syarat ketentuan lainnya dipenuhi.
SATU PERTANYAAN DIPLOMATIK BESAR MASIH BELUM TERJAWAB!
Menariknya, para pejabat Rusia berulang kali menyatakan penolakan terhadap gencatan senjata sementara, dengan alasan bahwa Moskow menginginkan kesepakatan damai yang menyeluruh dan langgeng, bukan jeda pertempuran yang terbatas.
Sementara itu, Donald Trump mengonfirmasi pada 5 November bahwa ia telah bertemu dengan Dmitriev. Ia menggambarkan potensi kesepakatan itu sebagai kesepakatan besar yang dapat melampaui Ukraina dan melibatkan pengaturan keamanan Eropa yang lebih luas.
#Russia #Ukraine #Putin #Trump #Dmitriev $ONE $CYPH $QNTB