Ketika saya mempelajari Ethereum, saya tidak melihatnya hanya sebagai blockchain lain yang berusaha memproses lebih banyak transaksi dibandingkan pesaingnya.
Saya melihatnya sebagai komunal digital jangka panjang:
Sebuah infrastruktur publik di mana nilai, identitas, aplikasi, dan perjanjian dapat ada tanpa bergantung pada satu otoritas pusat.
Ini yang membuat Ethereum menarik secara intelektual bagi saya.
Pengamatan saya sendiri adalah bahwa perkembangan Ethereum telah menjadi lebih matang dan realistis seiring waktu.
Alih-alih memaksakan segalanya ke dalam rantai utama, Ethereum kini bergantung pada model berlapis.