Departemen Kehakiman AS telah mengidentifikasi 384 warga negara naturalisasi yang kewarganegaraannya bisa dicabut, menandakan ekspansi besar dalam upaya denaturalisasi. Inisiatif ini, yang terbentuk di bawah pemerintahan Donald Trump, mencerminkan strategi yang lebih luas untuk memperkuat penegakan imigrasi dan menangani dugaan penipuan dalam proses naturalisasi.
Dalam pergeseran yang signifikan, kasus-kasus ini tidak lagi ditangani hanya oleh pengacara imigrasi khusus. Sebaliknya, jaksa dari 39 kantor pengacara AS regional ditugaskan untuk mengejar mereka, sebuah langkah yang diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan jumlah kasus. Pejabat menggambarkan ini sebagai salah satu upaya denaturalisasi yang paling agresif dalam sejarah baru-baru ini.