Dalam kejadian yang mengerikan dari Jaipur, India, seorang pemuda berusia 24 tahun yang menjanjikan, Aditya Sharma, menjadi korban terbaru dalam gelombang cepat penipuan cryptocurrency yang diam-diam menghancurkan kehidupan. Ini bukan sekadar cerita penipuan lainnya. Ini adalah kehidupan yang terputus — bukan karena pilihan buruk, tetapi oleh sistem yang terus gagal pada pemudanya.
Aditya, seorang pemuda biasa dari apartemen Hanging Garden di Bhankrota, bekerja di sebuah perusahaan granit di Bagru, mendukung keluarganya, dan menyimpan impian — hingga impian itu berubah menjadi mimpi buruk. Penipuan yang menjebaknya menjanjikan keuntungan Bitcoin. Apa yang diberikan adalah keputusasaan, hutang, dan akhirnya, kematian.