#BTC analisis melibatkan studi tentang perilaku harga, struktur pasar, dan data jaringan yang mendasarinya untuk memprediksi tren masa depan.
Analisis teknis fokus pada pola grafik, formasi candlestick, level support dan resistance, RSI, MACD, dan rata-rata bergerak untuk mengidentifikasi titik masuk dan keluar.
Trader juga menganalisis volume perdagangan untuk mengonfirmasi kekuatan pergerakan harga dan mendeteksi kemungkinan pembalikan.
Analisis fundamental mengevaluasi faktor-faktor seperti tingkat adopsi, investasi institusional, regulasi pemerintah, dan kondisi ekonomi global.
Pasokan tetap Bitcoin sebanyak 21 juta koin menciptakan kelangkaan, yang dapat meningkatkan nilai seiring waktu jika permintaan meningkat.
Peristiwa halving, yang terjadi sekitar setiap empat tahun, mengurangi hadiah penambangan dan secara historis mempengaruhi siklus pasar bullish.
Analisis on-chain mempelajari data blockchain seperti alamat aktif, volume transaksi, aktivitas penambang, dan aliran masuk/keluar pertukaran.
Pemegang besar, sering disebut sebagai “paus,” dapat secara signifikan mempengaruhi pergerakan harga jangka pendek melalui transaksi besar.
Faktor makroekonomi seperti inflasi, suku bunga, dan devaluasi mata uang juga mempengaruhi peran Bitcoin sebagai “emas digital.”
Strategi analisis
#BTC yang kuat menggabungkan wawasan teknis, fundamental, on-chain, dan makroekonomi untuk membuat keputusan investasi yang terinformasi.
#MarketRebound #crpyto #market_tips $BTC