KRONIK PEDAGANG BARU – BAGIAN 4
PERDAGANGAN YANG MENGUJI KESABARANKU
Empat hari.
Begitulah lama aku mengamati salah satu perdaganganku bergerak menyamping dan perlahan menguji kesabaranku.
Belum sampai ke entry seperti yang aku harapkan.
Belum memberiku pergerakan yang kucari.
Sebaliknya, aku menyaksikan harga turun, bergerak menyamping, dan pada dasarnya melakukan segalanya—kecuali yang ingin aku lihat. 😂
Kemarin, bahkan aku sempat berpikir:
"Haruskah aku tutup perdagangan ini saja dan mengambil kerugiannya?"
Aku tidak melakukannya.
Bukan karena aku benar-benar yakin perdagangannya akan berjalan sesuai rencana.
Sebagian dari diriku hanya tidak mau menerima kerugian itu.
Dan itu yang membuatku berhenti sejenak.
Aku mempertimbangkan menutupnya karena setup-ku sudah berubah, atau karena aku hanya lelah menunggu?
Pertanyaan itu terasa berbeda.
Aku sedang belajar bahwa menunggu dan keras kepala itu tidak sama.
Kalau alasan aku bertahan di perdagangan itu masih valid, aku bisa menunggu.
Tapi kalau aku bertahan hanya karena aku tidak mau mengakui kalau aku salah, itu cerita yang berbeda.
Perdagangan tidak berutang padaku profit hanya karena aku masuk dengan penuh keyakinan.
Dan mengambil rugi tidak otomatis berarti aku gagal.
Yang penting adalah apakah aku mengikuti rencana yang kubuat sebelum emosiku mengambil alih.
Jadi untuk saat ini, aku mengamati.
Aku menunggu.
Dan aku berusaha agar empat hari pergerakan harga yang menyamping tidak membuat keputusan untukku. 😂
Perdagangan ini mungkin saja berhasil.
Mungkin juga tidak.
Bagaimanapun juga, ini sudah mengajariku sesuatu yang tidak kuduga:
Kadang bagian tersulit dari sebuah perdagangan bukan saat masuk. Tapi saat tahu harus berbuat apa ketika tidak terjadi apa-apa.
Aku masih pedagang baru.
Masih belajar.
Dan ternyata, pasar ini memutuskan bahwa kesabaran adalah pelajaran hari ini. 😂
BERSAMBUNG…
Joypromise ✍️
#ChroniclesOfANewTrader #tradingjourney #NewTrader $RSR $BTC