Pada tahun 2023, DeepTech Venture Capital (深创投) keluar dengan mengatakan begini: mulai sekarang strategi investasi kami hanya satu—apa yang dibutuhkan negara, di situlah kami berinvestasi.
Saat itu, OS dalam kepalaku: apa? Ini terlalu blak-blakan.
Sekarang kalau dilihat ke belakang, bos, ternyata kamu memang paling paham.
Dalam beberapa tahun di VC, aku melihat terlalu banyak proyek mati di garis “pasar membutuhkannya, tapi kebijakannya tidak.” Pendidikan untuk pelajar dikurangi biayanya (双减), mati satu gelombang. Regulasi rokok elektrik, mati satu gelombang lagi. Tokenisasi/coin dalam blockchain (发币), langsung disingkirkan.
Yang selamat bukanlah yang teknologinya paling kuat, tapi yang paling tepat selaras dengan kebutuhan negara.
Sekarang pasar utama lagi ketat soal uang. Tapi amunisi di DeepTech Venture Capital justru masih cukup. Bukan karena mereka jago mengumpulkan dana, melainkan bertahun-tahun sebelumnya sudah mengubah komposisi portofolio ke sektor-sektor yang memang tidak kekurangan dana dari sisi kebijakan: semikonduktor, energi baru, hingga industri militer. Bukan mengejar tren (kejar angin), tapi lebih dulu berdiri di tempat yang seharusnya menjadi “jalur angin” itu.
Munger pernah bilang, coba pikirkan dari sisi sebaliknya. Yang paling sulit dalam investasi bukanlah memilih yang benar, melainkan menghindari tempat-tempat yang akan membuatmu mati. Di China, β terbesar dalam investasi bukan konsumsi yang naik kelas (consumption upgrading), bukan terobosan teknologi, melainkan arah kebijakan. Ini tidak terlihat dan tidak bisa disentuh, tapi lebih nyata daripada grafik mana pun.
Dulu orang menertawakan “tim negara” (国家队). Sekarang baru sadar: mereka memegang satu kartu paling berharga—kepastian (certainty). Ketika uang pasar sedang ketat, kepastian itu sendiri sudah menjadi imbal hasil berlebih.
$AAPL.US #CharlieMunger #ValueInvesting