🇷🇺🇮🇷⚛️ RUSIA BERENCANA MENINGKATKAN JUMLAH TENAGA KERJA NUKLIRNYA DI IRAN MENJADI 700 SPESIALIS MESKI KETEGANGAN PERANG REGIONAL!
Rusia bersiap meningkatkan secara signifikan kehadirannya di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, Iran, seiring perusahaan nuklir milik negara Rosatom melanjutkan proyek energi nuklir sipilnya di negara tersebut.
🚨 Perkembangan Utama:
- CEO Rosatom Alexey Likhachev mengonfirmasi pada 27 Oktober 2026 bahwa perusahaan bermaksud meningkatkan jumlah tenaga kerja Rusia di Bushehr menjadi 700 personel.
- Saat ini, sekitar 142 spesialis Rusia terlibat dalam pembangunan, sementara 50 orang lainnya mendukung pemeliharaan dan operasional.
- Jika target tersebut tercapai sepenuhnya, jumlah ini berpotensi meningkat sekitar 508 personel.
- Rusia terus membangun unit reaktor kedua dan ketiga di Bushehr.
- Moskow dan Teheran juga telah mengumumkan kesepakatan yang mencakup delapan unit pembangkit listrik tenaga nuklir tambahan di Iran.
⚠️ KEKHAWATIRAN KEAMANAN REGIONAL
Likhachev memperingatkan bahwa ekspansi ini sangat bergantung pada situasi militer.
Ia menyampaikan bahwa eskalasi lebih lanjut dapat memperlambat pengerahan personel Rusia tambahan. Namun, saat ini Rosatom tetap berniat melanjutkan rencana ekspansinya.
🌍 MENGAPA INI PENTING
Kerja sama nuklir Rusia yang berlanjut dengan Iran menunjukkan bahwa Moskow bermaksud mempertahankan kemitraan energi strategisnya dengan Teheran meskipun terjadi ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Ekspansi yang direncanakan dapat memperkuat peran jangka panjang Rusia dalam infrastruktur energi nuklir sipil Iran.
Penting: Angka 700 orang merupakan target jumlah tenaga kerja yang direncanakan, bukan jumlah personel yang sudah ditempatkan. Sebanyak 508 personel tambahan belum dikonfirmasi telah dikerahkan.
📌 Sumber:
- Interfax — 27 Oktober 2026 (pernyataan langsung CEO Rosatom).
- Reuters — 28 Oktober 2026 (ekspansi jumlah tenaga kerja di Bushehr).
- Türkiye Today — kesepakatan Rusia–Iran yang mencakup delapan unit pembangkit listrik tenaga nuklir.
#Russia #Iran #Rosatom #Bushehr $LSK $GTC $NOM