Selama beberapa dekade, pertanyaan tentang inklusi finansial bersifat fisik: Apakah ada cabang di dekat sini?, Apakah ada akun yang tersedia?, Berapa biaya untuk mengirim uang?, Bisakah seseorang menabung dengan aman?
Hari ini, pertanyaan mulai berubah. Di banyak pasar yang sedang berkembang, titik kontak finansial pertama bukanlah kantor bank, melainkan sebuah telepon.
Laporan Bank Dunia mencatat pada 2025 bahwa hampir 80% orang dewasa di dunia sudah memiliki akun finansial, dibandingkan dengan 50% pada 2011. Ini adalah kemajuan yang besar. Namun sumber yang sama juga menunjukkan ukuran celah yang masih ada: 1.300 juta orang dewasa masih tidak memiliki akses ke layanan finansial.