Bitcoin masih tertahan setelah penundaan Clarity Act
Pasar mata uang kripto mengharapkan sinyal kuat dari Washington, namun harus menunggu. Penundaan pembahasan di Kongres AS atas beberapa rancangan teks terkait kripto telah menghentikan momentum investor, membuat bitcoin tak mampu menembus level-level resistensi utamanya. Ketidakmujuran ini mengingatkan betapa keputusan politik AS masih sangat menentukan untuk mengatur tempo pasar. Di tengah lingkungan yang sudah dipenuhi ketidakpastian makroekonomi, setiap penundaan legislasi kini hanya menambah masa tunggu dan menunda harapan akan katalis bullish baru.
Pemungutan suara terkait Clarity Act ditunda hingga 14 September, karena tidak adanya kesepakatan di Senat AS.
Bertahan di sekitar 64.000 $, BTC kesulitan menembus resistensi 66.000 $ meski terdapat arus masuk sebesar $626 juta ke ETF spot.
XRP memimpin penurunan (-5,5 % dalam 7 hari), sementara token HYPE dari Hyperliquid justru menonjol karena daya tahannya.
Keputusan suku bunga dan data inflasi berikutnya mempertahankan tekanan pada support di $63.000.
Bitcoin: buntu Clarity Act dan pemblokiran institusional di Senat
Upaya untuk menetapkan kerangka regulasi yang jelas di Amerika Serikat menghadapi zona gejolak yang menentukan. Pemungutan suara yang sangat dinantikan atas RUU Clarity Act tidak akan berlangsung hingga awal masa sidang, karena para senator tidak berhasil mencapai kompromi sebelum berlibur musim panas. Penundaan ini menunda semua keputusan legislatif setidaknya sampai 14 September, tanggal yang diperkirakan untuk dimulainya kembali aktivitas Senat AS. Faktor-faktor kunci dari hambatan ini berpusat pada elemen-elemen berikut:
$ACT $CLAR.US $BTC #bloqueados