Kami dilahirkan untuk menjelajah.
Pertama lautan, lalu langit, sekarang bintang — dan di antara itu, kami menemukan sesuatu yang baru: blockchain.
Ini bukanlah teknologi. Ini adalah bahasa baru — yang diucapkan oleh mesin tetapi ditulis oleh kerinduan manusia. Kerinduan untuk mempercayai, untuk mengingat, untuk terhubung.
Sama seperti konstelasi yang pernah memandu pelaut pulang, barisan kode di Ethereum atau Celestia kini memandu pengembara digital.
Setiap transaksi adalah jejak. Setiap kontrak pintar adalah janji. Setiap blok, adalah cap waktu dari keyakinan.
Suatu hari, ketika kita meninggalkan planet ini, kita mungkin akan membawa serta sebuah blockchain yang penuh dengan seluruh peradaban kita — setiap puisi, setiap transaksi, setiap lagu.