Bitlayer Network menggunakan model pelaksanaan lapisan ganda:
Lapisan konsensus PoS (seperti bukti kepemilikan) untuk membuat blok dengan cepat,
dan Lapisan Rollup yang menghubungkan status jaringan dengan Bitcoin untuk memastikan keamanan.
Ini mencakup protokol berurutan untuk mencapai penyelesaian di Bitcoin secara berulang (recursive settlement), yang menghubungkan setiap status Layer 2 secara langsung dengan keamanan jaringan asli.
Menyediakan "penutupan lembut" (soft finality) dalam waktu kurang dari satu detik, dan "penutupan keras" (hard finality) setelah status dipublikasikan di rantai Bitcoin, yang meningkatkan jaminan keamanan seperti Bitcoin itu sendiri.
---
Komponen-komponen khas Bitlayer
Menurut platform Binance:
1. BitVM Bridge: Jembatan yang sedikit dapat dipercaya (trust-minimized) yang mentransfer BTC ke lingkungan DeFi tanpa ketergantungan pusat.
2. YBTC: Aset representatif Bitcoin (1:1), digunakan dalam pengayaan finansial seperti staking, peminjaman, dan likuiditas.
3. Rollup berkinerja tinggi: Menawarkan pemrograman canggih, konfirmasi hampir instan, dan biaya rendah dalam lingkungan EVM.
---
Tokenomics
Bitlayer berencana untuk meluncurkan token masuk bernama BTR, yang akan digunakan dalam tata kelola dan lebih banyak fungsi di dalam ekosistem.
Menurut informasi dari CryptoRank:
Putaran pendanaan dilakukan dengan total sekitar 31.4 juta dolar, di mana 6.4 juta dolar pada tahap IDO (13 Agustus 2025), dan sisanya dalam putaran pribadi dan Seri A.
CoinList menerbitkan rincian penjualan token untuk BTR:
Distribusi dimulai setelah IDO yang dijadwalkan selama kuartal ketiga tahun 2025, dengan periode penguncian (Lock-up) selama satu tahun penuh setelah tanggal penerbitan token (TGE)
#Bitlayerlist @BitlayerLabs