🔶🔶Tarif baru China sebesar 84% untuk impor AS mulai berlaku🔶🔶
Tarif baru China sebesar 84% untuk impor AS telah mulai berlaku sejak 10 April 2025, menandai peningkatan signifikan dalam perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung antara kedua negara. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap rencana Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif impor dari China menjadi 125%.
🔶 Perkembangan Kunci:
- Peningkatan Tarif : Tarif balasan China terhadap barang-barang AS telah melompat dari 34% menjadi 84%, mempengaruhi berbagai impor dari Amerika Serikat.
- Daftar Kontrol Ekspor : China telah menambahkan 12 entitas AS ke dalam Daftar Kontrol Ekspornya, membatasi ekspor barang-barang dual-use kepada perusahaan-perusahaan ini.
- Daftar Entitas Tidak Andal : Enam entitas AS telah ditambahkan ke Daftar Entitas Tidak Andal China, melarang mereka terlibat dalam kegiatan impor/ekspor dengan China atau melakukan investasi baru.
- Kemitraan UE : Di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS, China sedang memperkuat hubungan dengan mitra-mitra lain, termasuk Uni Eropa. Menteri Perdagangan China Wang Wentao membahas peningkatan hubungan ekonomi China-UE dengan Komisioner Perdagangan UE Maroš Šefčovič.
🔶Implikasi Global:
- Defisit Perdagangan : UE mengalami defisit perdagangan yang signifikan dengan China, mencapai sekitar €300 miliar ($329 miliar) pada tahun 2024.
- Dampak Perdagangan Global : Perang perdagangan AS-China dapat memiliki implikasi luas untuk perdagangan global, berpotensi mengganggu rantai pasokan dan mempengaruhi ekonomi di seluruh dunia.
#BitcoinWithTariffs #USElectronicsTariffs #AirdropFinderGuide #FOMCMeeting $USDC