#bangldesh Ini memang merupakan momen seismik bagi Bangladesh. Pada **13 Februari 2026**, **Partai Nasionalis Bangladesh (BNP)** secara resmi telah mengamankan kemenangan telak dalam pemilihan umum pertama yang diadakan sejak pemberontakan 2024.
Berikut adalah rincian hasil bersejarah dan apa artinya bagi negara:
### Hasil Pemilihan
Pemilihan parlemen yang ke-13, yang diadakan pada 12 Februari, melihat pergeseran kekuasaan yang signifikan. Dengan **Liga Awami** (dipimpin oleh Sheikh Hasina yang kini diasingkan) ditangguhkan dan tidak dapat berpartisipasi, kontes ini menjadi perlombaan "bipolar" antara BNP dan sebuah aliansi yang dipimpin oleh partai Islam, **Jamaat-e-Islami**.
* **Kemenangan BNP:** BNP dan sekutunya mengamankan setidaknya **212 kursi** di Jatiya Sangsad yang beranggotakan 300 orang, mencapai mayoritas dua pertiga yang kuat.
* **Oposisi:** Jamaat-e-Islami dan sekutunya memenangkan sekitar **70–77 kursi**, menempatkan mereka sebagai oposisi utama.
* **Tingkat Partisipasi Pemilih:** Sekitar **60%** dari 127 juta pemilih yang memenuhi syarat berpartisipasi, meningkat signifikan dari pemilu 2024 yang penuh sengketa.
### Kembalinya Tarique Rahman
Kemenangan ini menandai rehabilitasi politik total bagi **Tarique Rahman**, putra berusia 60 tahun dari mantan Presiden Ziaur Rahman dan mantan PM Khaleda Zia.
* **Perdana Menteri-Desain:** Setelah kembali dari hampir dua dekade pengasingan pada akhir 2024, Rahman dijadwalkan dilantik sebagai Perdana Menteri pada **14 Februari 2026**.
* **Pembersihan Hukum:** Jalannya menuju kekuasaan dibersihkan setelah pengadilan Bangladesh membebaskannya pada akhir 2025 dari berbagai tuduhan, termasuk yang terkait dengan serangan granat 2004.
### Referendum Konstitusi
Pentingnya, pemilihan ini diadakan bersamaan dengan **referendum** untuk "Piagam Juli" reformasi konstitusi. Pemilih dengan bulat mendukung perubahan yang mencakup:
* **Batas Masa Jabatan:** Membatasi setiap individu maksimal **10 tahun** (dua periode) sebagai Perdana Menteri.
* **Tata Kelola:** Mengembalikan pemerintahan interim netral untuk periode pemilihan di masa depan dan menciptakan legislatif bikameral.
### Apa Selanjutnya?