Strategi yang sama. Pasangan yang sama. Lima trade yang sama, pada hari yang sama. Dua bursa, berjarak 14 poin.
Golden Cross, 50/200 SMA, long BTCUSDT 3x, dari 2020-03-25 sampai hari ini, dan setiap venue membebankan pendanaan (settled funding) masing-masing.
Binance: −16% — $9.888 pendanaan dibayarkan
Bybit: −29% — $9.641 pendanaan dibayarkan
Entri dan exit identik. Tanggal sinyalnya sama, semuanya 5. Dan tagihan pendanaan selisihnya hanya beberapa ratus dolar, jadi itu bukan penjelasannya.
Perbedaannya ada pada candle. Setiap bursa menampilkan harga versinya sendiri, dan aturan yang berbunyi "close di atas 200 SMA" menghasilkan close yang sedikit berbeda di masing-masing bursa. Aturan yang sama, pencatatan berbeda, order terisi (fills) berbeda — dan pada akhirnya terpaut 14 poin.
Artinya, backtest hanya se-real seperti venue yang menjalankannya. Jika Anda menguji dengan data satu bursa dan trading di bursa lain, Anda menguji strategi yang tidak Anda terapkan.
Ini juga membatasi tingkat presisi. Jika dua sumber data yang jujur berbeda 14 poin pada aturan yang sama, tidak ada hasil backtest yang akurat sampai tempat desimal, dan siapa pun yang mengutip Anda dengan angka yang presisi itu berarti sedang menjual sesuatu.
Pilih bursa yang benar-benar Anda trading 👉 https://virtuum-lab.com
#BTC #Binance #Bybit #Backtesting