Awa menjual donat di depan sebuah sekolah di Bobo-Dioulasso. Di ponselnya, sebuah iklan menjanjikan « Dapatkan 12 % per tahun sambil tidur berkat staking ». Pesan lain di WhatsApp bahkan menjanjikan « 2 % per hari ». Keduanya menggunakan istilah yang sama. Namun, yang satu bisa jadi mekanisme sungguhan, sedangkan yang lain sangat mirip penipuan. Berikut cara memahami staking dengan sederhana sebelum mengeluarkan satu franc pun.
🧱 Pertama: mengapa blockchain membutuhkan « staker »
• Blockchain harus memvalidasi transaksi tanpa pemimpin pusat. Karena itu, diperlukan peserta yang memeriksa dan menambahkan blok.