Venom Foundation menerbitkan laporan penelitian hari ini yang mengkaji keandalan "alamat aktif," metrik yang paling umum digunakan untuk mengukur adopsi blockchain. Laporan berjudul "Beyond Active Addresses" menyimpulkan bahwa sebagian besar alamat aktif yang dilaporkan di jaringan-jaringan utama dihasilkan oleh bot, petani airdrop, infrastruktur bursa, dan aktivitas kontrak pintar otomatis, serta bahwa metrik tersebut tidak lagi seharusnya diperlakukan sebagai proksi untuk pengguna nyata.
Laporan ini mengandalkan bukti yang tersedia untuk umum dan memperkenalkan kerangka analitis milik Venom Foundation sendiri, yang memberi skor metrik adopsi berdasarkan biaya manipulasi serta memetakan faktor desain struktural yang secara mekanis menggelembungkan jumlah alamat di berbagai jaringan utama. Laporan ini tidak menyoroti blockchain tertentu; tujuannya adalah mendokumentasikan masalah pengukuran yang memengaruhi seluruh industri.