@Plasma #plasma $XPL Bagaimana Plasma Menjadi Jembatan Bagi Institusi Keuangan Global.
Institusi keuangan besar seperti bank dan penyedia layanan pembayaran global (PSP) sebenarnya sudah lama melirik potensi stablecoin. Namun, mereka sering kali terhambat oleh infrastruktur blockchain yang dianggap "terlalu liar" atau tidak efisien untuk skala volume mereka. Plasma hadir sebagai protokol yang berbicara dalam bahasa yang dimengerti oleh institusi: Kecepatan, Standar, dan Keamanan.
Standar EVM sebagai Bahasa Universal:
Institusi tidak ingin membuang sumber daya untuk mempelajari bahasa pemrograman baru yang eksotik. Dengan menggunakan Reth yang kompatibel dengan EVM, Plasma memungkinkan departemen TI di bank besar untuk menggunakan alat yang sudah ada dan teruji. Integrasi dengan sistem back-office perbankan menjadi jauh lebih mudah ketika smart contract-nya mengikuti standar industri yang sudah mapan.
Penyelesaian Real-Time (RTGS) di Blockchain:
Dalam dunia perbankan, sistem Real-Time Gross Settlement (RTGS) adalah standar emas untuk transfer bernilai besar. PlasmaBFT menawarkan kapabilitas yang setara dengan RTGS namun di atas jalur blockchain yang terdesentralisasi. Kemampuan untuk menyelesaikan transaksi di bawah satu detik berarti likuiditas tidak terkunci dalam transit, memungkinkan bank untuk mengelola modal mereka dengan efisiensi yang jauh lebih tinggi.
Netralitas untuk Kepatuhan:
Salah satu ketakutan terbesar institusi adalah risiko platform (platform risk). Jika mereka membangun di atas blockchain yang dikendalikan oleh satu entitas, mereka berisiko terkena kebijakan sepihak. Keamanan Plasma yang bertumpu pada Bitcoin memberikan jaminan netralitas. Tidak ada satu entitas pun yang bisa dengan mudah mengubah aturan main atau menyensor transaksi secara sepihak, memberikan tingkat kepercayaan yang diperlukan untuk transaksi lintas batas berskala besar.