โCangkir favoritmu pecah โkata pasangannya dari dapur.
Dia terdiam.
Cangkir itu memiliki cerita.
Itu adalah cangkir yang diberikan ibunya saat dia mendapat pekerjaan pertamanya.
Cangkir itu memiliki retakan tua, tetapi dia tetap menggunakannya. Itu adalah simbolnya.
Dia menemukannya di tempat sampah: pecah menjadi dua, ternoda kopi.
Selama beberapa detik dia merasakan panas di dadanya: kemarahan, kesedihan, sesuatu antara benjolan dan pisau.
Tapi kemudian dia ingat sesuatu yang dibaca dari Epictetus:
"Apa yang kamu cintai adalah fana. Ingatlah itu setiap hari. Dan ketika itu pecah, jangan berkata: โHilang!โ, katakan: โKembali ke tempatnya semula.โ"
Dia menarik napas dalam-dalam.
Cangkir itu bukan ibunya, bukan masa lalunya, bukan nilainya.
Itu hanya sebuah cangkir.
Sebuah cangkir yang menemaninya untuk sementara waktu, seperti semua yang dia cintai, dan sekarang harus dia lepaskan.
Dan pada saat itu, tanpa mencarinya, dia memahami apa itu kebebasan.
Dan kamu? Apakah kamu menyimpan barang-barang karena memberimu ketenanganโฆ atau karena kamu tidak berani melepaskannya?
Apa yang akan kamu lakukan dengan cangkir itu?
#Inspiration #Motivation Ikuti aku jika kamu suka pos ini โฌ๏ธ