Saya sudah memikirkan DePIN banyak akhir-akhir ini selama beberapa hari terakhir. Sambil menggulir situs web proyek DePIN yang acak sampai larut malam, saya sadar kalau ada konflik yang benar-benar terjadi di dalam kepala saya sendiri mengenai sektor ini. Di satu sisi, idenya indah. Di sisi lain, semakin dalam saya menggali, semakin banyak pertanyaan yang menumpuk. Jadi saya memutuskan untuk menuliskan konflik itu secara jujur saja 🌐
Apa yang Sebenarnya Dijanjikan DePIN
DePIN adalah singkatan dari Decentralized Physical Infrastructure Network. Secara sederhana, orang-orang biasa membagikan router, ruang penyimpanan, sensor, atau GPU mereka untuk bergabung dengan sebuah jaringan, dan sebagai imbalannya mendapatkan insentif token. Tidak ada perantara perusahaan besar yang mengendalikan semuanya—hanya sebuah komunitas yang membangun infrastruktur itu sendiri. Ide itu saja sudah menarik, karena mengisyaratkan masa depan ketika infrastruktur internet, jaringan nirkabel, atau kekuatan komputasi tidak lagi terkunci di dalam segelintir monopoli perusahaan...