BLACKROCK MENGATAKAN RISIKO PENULARAN GLOBAL TERBATAS DAN SECARA AGRESIF MEMBELI UTANG VENEZUELA YANG DEFAULT
BlackRock — manajer aset terbesar di dunia dengan aset yang dikelola rekor — telah menunjukkan bahwa risiko penularan keuangan global dari situasi utang Venezuela terbatas, membuka pintu untuk peluang nilai besar dalam obligasi berdaulat Venezuela yang tertekan dan instrumen terkait. �
BlackRock
Krisis utang Venezuela adalah salah satu default berdaulat terbesar dan paling kompleks dalam sejarah terbaru. Negara ini telah dalam keadaan default pada kewajiban eksternalnya sejak 2017, dan total kewajiban eksternal — termasuk utang pemerintah, kewajiban PDVSA, dan pinjaman bilateral — diperkirakan antara $150–$170 miliar. �
WABX 107.5 +1
Dalam konteks ini, BlackRock dan lembaga besar lainnya sedang memposisikan diri untuk potensi keuntungan restrukturisasi utang, percaya bahwa skenario pemulihan — betapa pun tidak pastinya — akan memberikan nilai yang luar biasa relatif terhadap risiko. Materi institusional perusahaan menekankan bahwa perkembangan saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kolaps keuangan sistemik, memungkinkan alokator untuk mencari peluang hasil dalam kredit yang telah default dengan percaya diri. �
BlackRock
Raksasa Wall Street kini menghadapi kenyataan dari restrukturisasi Venezuela yang pada akhirnya dapat menjadi signifikan secara historis — bukan hanya karena ukuran default, tetapi juga implikasi geopolitiknya. Dengan ekonomi Venezuela yang masih terikat pada pendapatan minyak dan perpecahan politik, hasil restrukturisasi apa pun akan sangat kompleks dan dipengaruhi oleh kekuatan global, prioritas kreditor, dan kebijakan sanksi. �
Bloomberg Línea Brasil
Bagi para investor, ini berarti bahwa utang yang tertekan bukan lagi permainan pinggiran — ini adalah tema makro yang diperkirakan dan dibahas di tingkat tertinggi pasar modal global.
#BlackRock #Venezuela #UtangTertekan #PasarMakro #UtangBerdaulat #Investasi #RisikoOn #KeuanganGlobal #PeluangPasar
#DebtRestructuring