🚨 $580M Penipuan Kripto Ditangkap di Bangkok
Otoritas di Bangkok telah menangkap seorang warga negara Portugal berusia 39 tahun yang diduga sebagai otak dari salah satu skema penipuan kripto dan kartu kredit terbesar dalam beberapa tahun terakhir — bernilai lebih dari $580 juta.
🎭 Tempat Persembunyian Mewah Berakhir dengan Penangkapan
Tersangka, yang diidentifikasi oleh media lokal sebagai Pedro Mourato, ditangkap di sebuah pusat perbelanjaan mewah setelah secara tidak terduga dikenali oleh seorang jurnalis Portugal. Menggunakan pengenalan wajah dan data biometrik, polisi Thailand mengkonfirmasi identitasnya dan mengerahkan lebih dari sepuluh penyidik untuk menangkapnya.
Laporan menunjukkan ia telah tinggal secara ilegal di Thailand sejak 2023, menipu investor lokal lebih dari 1 juta baht ($30,800) sambil menghindari surat perintah penangkapan internasional.
🌍 Jaringan Penipuan Global
Interpol menghubungkannya dengan jaringan penipuan yang membentang dari Portugal dan Eropa hingga Filipina dan Thailand. Otoritas Portugal mencurigainya telah mengorganisir operasi yang mengakibatkan kerugian lebih dari setengah miliar euro bagi para korban.
⚖️ Penindakan Thailand terhadap Kriminal Kripto
Penangkapan ini adalah bagian dari penindakan lebih luas Thailand terhadap penipu internasional:
Mei 2025 → Wanita Vietnam menipu 2.600 korban ($300M).
Agustus 2025 → Warga Korea Selatan ditangkap karena pencucian uang melalui batangan emas.
Kemudian → Seorang Korea lainnya diekstradisi sehubungan dengan skema yang terkait dengan BTS.
Otoritas Thailand menegaskan: negara ini tidak akan menjadi tempat aman bagi para kriminal kripto, bekerja sama dengan Interpol dan mitra global.
✅ Hal Penting:
Penangkapan ini adalah pengingat akan risiko yang masih ada di pasar kripto. Sementara inovasi blockchain tidak dapat dihentikan, penipuan tetap menjadi ancaman besar — dan regulator meningkatkan penegakan di seluruh dunia.
#CryptoFraud #CryptoCrime #CryptoSecurity $SOL $BNB $BTC