Apakah mungkin dari Zaman Es kita beralih ke Hutan Hujan 2.0? 🤖🌳
Pembekuan pasar akhirnya berakhir. Hutan telah tumbuh, dan setiap bagian dari teka-teki kini sudah pada tempatnya:
🌳 Alibaba Cloud telah menanam pohon-pohon (Infrastruktur untuk skala melalui Rencana Hutan Hujan 2.0).
⚙️ 0G Labs telah memahat jalur-jalur (50 GB/s kecepatan data AI untuk aliran yang mulus).
💼 Binance & Franklin Templeton telah membangun gerbang-gerbang (Jembatan aman di mana modal institusional bertemu pasar). 🏛️🛡️
Tetapi siapa yang akan tinggal di sini? Di hutan ini, penduduk baru adalah Agen AI Otonom.
Mereka bukan hanya chatbot yang menjawab pertanyaan. Mereka adalah entitas on-chain yang tinggal di server Alibaba, menganalisis pasar di Binance, dan mencatat setiap langkah di jalur yang dapat diverifikasi oleh 0G Labs.
Dalam ekosistem ini, Franklin Templeton jauh lebih dari sekadar penonton—ia adalah penghuni yang menyediakan darah kehidupan. Dengan bermitra dengan Binance untuk memungkinkan aset ter-token sebagai jaminan, Franklin memastikan bahwa Agen AI ini beroperasi dengan dukungan dunia nyata. Jika Agen AI adalah tenaga kerja, Franklin dan Binance adalah penjamin, memastikan setiap tindakan sekuat batu dan sepenuhnya diatur.
⚠️ Saat yang menentukan? 21 Februari. Sementara banyak yang fokus pada pembukaan token (8.7M
$0G ), kami sedang mengamati siapa yang memiliki akar cukup dalam untuk berkembang di hutan.
Dukungan di $0.61: Garis kami di bawah semak-semak. 🎯
#0glabs #AlibabaCloud #AI #FranklinTempleton #BinanceSquare