Beli Kripto
Bayar menggunakan
NFT
New
Informasi
Unduh
English
USD

Perdagangan P2P: Cara Menghindari Penipuan Cek

2022-08-31

Poin Utama

  • Binance P2P tidak menawarkan Cek sebagai metode pembayaran karena risikonya yang tinggi.

  • Penipuan cek telah menjadi metode populer untuk menipu pedagang P2P, terutama melalui mekanisme seperti perbedaan waktu atau cek kosong.

  • Pedagang yang jujur tidak akan pernah meminta atau menyuruh Anda menggunakan cek. Selalu periksa detail transaksi secara langsung di rekening bank Anda. Jangan rilis kripto Anda hanya berdasarkan tanda terima pembayaran dari mitra dagang.

  • Jika Anda menyadari bahwa mereka melakukan pembayaran lewat cek, jangan lepaskan dana dan bawa masalah ini ke dukungan pelanggan. 

Baik Anda sudah terbiasa dengan perdagangan P2P atau baru mengenalinya, penting untuk menyadari risiko di balik transaksi P2P. P2P, atau perdagangan peer-to-peer, adalah salah satu cara paling awal bagi pengguna untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan mata uang kripto. Opsi ini memungkinkan orang untuk berdagang secara langsung atau melalui platform online di mana pembeli dan penjual dapat bertemu. 

Model P2P terdahulu memiliki risiko pencurian, ancaman, dan penipuan yang lebih tinggi. Perbaikan telah dilakukan dengan hadirnya metode escrow, fasilitator tepercaya (seperti Binance), dan validasi know-your-customer (KYC). Namun, beberapa risiko masih tetap ada. Panduan ini akan membantu Anda menghindari penipuan umum di platform P2P, khususnya penipuan cek, agar Anda dapat berdagang dengan aman.

Penipuan P2P Umum

Semua aktivitas perdagangan memiliki risiko, dan P2P tidak terkecuali. Bahkan dengan hadirnya langkah perlindungan yang lebih baik, Anda masih bisa menjadi korban penipuan. Binance memprioritaskan keselamatan melalui desain produk dan platformnya, tetapi garis pertahanan pertama bagi setiap pengguna adalah dengan menyadari berbagai penipuan umum dan cara menghindarinya. Banyak dari skema penipuan ini ditemukan di aktivitas P2P mana pun, jadi waspadalah selalu.

Penipuan tanda terima palsu

Penting bagi Anda untuk memeriksa semua informasi yang dikirimkan saat melakukan perdagangan P2P online. Penipu dapat memanipulasi foto atau tangkapan layar yang mereka kirimkan dan mengeklaim bahwa mereka telah menyelesaikan kewajiban perdagangan mereka. Dengan melakukan hal tersebut, mereka menekan Anda untuk menyelesaikan transaksi sampai-sampai Anda lupa memeriksa apakah Anda telah menerima uangnya. Dalam skenario ini, Anda berpotensi kehilangan uang dan tidak mendapatkan apa pun. 

Penipuan Salah Transfer

Pelaku jahat mungkin juga mencoba untuk membatalkan transaksi P2P. Setelah transaksi selesai, penipu dapat meminta bank untuk membatalkannya dengan mengeklaim bahwa transfer tersebut salah atau akun mereka dicuri. Alhasil, penjual kehilangan uang mereka (setelah merilis kripto) dan dapat diancam oleh penipu sehingga ragu untuk melaporkan pembatalan transaksi ke polisi. 

Penipuan chargeback

Penipu juga dapat memanfaatkan fitur chargeback yang ada di berbagai platform pembayaran P2P. Chargeback adalah pengembalian uang kepada pembayar. Ini berarti bahwa setelah transaksi selesai, penipu dapat memicu fitur chargeback yang menuntut pembatalan pembayaran yang telah selesai. Mirip dengan penipuan tanda terima palsu, penjual mungkin terburu-buru untuk menyetujui transaksi tanpa memeriksa ulang apakah uangnya sudah masuk ke rekening mereka. 

Apa Itu Penipuan Cek? 

Penipuan cek hanyalah satu dari banyak skema penipuan yang dapat merugikan pedagang P2P. Penipuan ini merupakan penipuan P2P yang lebih baru dan meningkat. Dari 300+ metode pembayaran yang Binance P2P sediakan untuk pedagang P2P, cek bukanlah salah satunya. Cek sebagai metode pembayaran P2P dipenuhi dengan risiko dan ketidakpastian, sehingga metode ini tidak dapat diandalkan. 

Oleh karena itu, untuk melindungi pengguna kami, Binance P2P tidak mendukung metode pembayaran ini. Sayangnya, banyak pengguna telah menjadi korban penipuan cek paksa di mana penjahat memilih metode pembayaran yang didukung, tetapi kemudian bersikeras menggunakan cek. Niatnya adalah hampir selalu untuk menipu mitra dagang mereka. Dua penipuan cek paling umum yang dilakukan penipu adalah membatalkan cek setelah invoicing dan memantulkan cek.

Pembatalan setelah invoice, atau penipuan cek lewat perbedaan waktu 

Penipuan ini memanfaatkan waktu yang diperlukan untuk memproses cek. Penipu mengeluarkan cek tetapi segera membatalkannya. Mereka juga dapat membuat kuitansi palsu untuk memberi tahu mitra dagang mereka bahwa mereka telah membayar dengan cek. Misalnya, seorang pengguna menjual BTC ke dolar HK di platform P2P. Dengan niat menipu, seorang pembeli memilih iklan untuk berdagang dengan metode pembayaran yang sah seperti transfer bank. 

Namun, alih-alih mengirimkan pembayaran kepada penjual melalui transfer bank, mereka mengeluarkan cek dan mengirimi penjual kuitansi palsu melalui obrolan dengan detail yang tepat. Cek terlihat seperti pembayaran autentik yang dilakukan melalui transfer bank.

Penjual lalu merilis BTC dan menyelesaikan perdagangan.  Mereka tidak tahu bahwa pembeli telah menulis cek yang akan segera dibatalkan dengan bank mereka. Karena cek tidak dapat digunakan, penjual akhirnya kehilangan BTC mereka dan tidak menerima HKD sebagai imbalnya. 

Cek kosong

Dengan cara jahat yang sama seperti di atas, penipu dapat mencoba mengirim pembayaran dengan cek kosong. Cek kosong adalah cek yang tidak dicairkan karena dana di rekening pengirim yang tidak mencukupi. Cek bahkan dapat dihapus sebelum "terpental" karena waktu yang diperlukan untuk memperbarui saldo akun. 

Dalam penipuan P2P, pembeli dapat memilih iklan dengan metode pembayaran yang sah seperti transfer bank, tetapi akhirnya membayar dengan cek karena mengetahui cek tersebut akan terpental. Mereka mungkin mencoba meyakinkan penjual untuk menerima cek atau bahkan mengirimkannya tanpa peringatan. Penjual akan melepaskan dana sebelum menyadari bahwa mitra dagang tidak punya cukup dana untuk mencairkan cek.

Cara Mengenali dan Menghindari Penipuan Cek

Lalu, bagaimana Anda bisa mengenali dan menghindari penipuan cek ini? Cara pertama sederhana: jangan pernah menerima pembayaran dalam bentuk cek. Binance P2P tidak mendukung metode cek karena alasan yang disebutkan di atas. Namun, Anda tetap harus bersikap waspada. Anda mungkin mengharapkan pembayaran diselesaikan melalui metode pembayaran yang disebutkan dalam iklan, tetapi penipu akan mengabaikannya dan mengirimi Anda cek sebagai gantinya. Ada dua skenario yang mungkin terjadi:

  1. Pembeli mungkin memberi tahu Anda bahwa mereka telah memilih metode pembayaran transfer bank (atau metode pembayaran lainnya yang tercantum di iklan Anda), tetapi tidak bisa menggunakannya lagi. Mereka mungkin memberi tahu Anda adanya masalah dengan akun mereka, dan mereka ingin membayar dengan cek. Pengguna yang sigap akan mengetahui bahwa perilaku ini mencurigakan dan segera menolak.

  2. Skenario yang lebih umum adalah ketika pembeli bahkan tidak meminta Anda untuk menggunakan cek. Sebaliknya, mereka akan langsung menggunakan setoran cek dan mentransfer uang ke rekening Anda. Dalam kasus ini, Anda tidak dapat menolaknya.

Bagaimana cara menghindari penipuan ini? 

Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga diri Anda tetap aman: 

1. Jika pembeli menyebut ingin membayar dengan cek, segera tolak. Jika mereka mencoba menekan atau meyakinkan Anda, tegaskan sikap Anda dan ajukan banding untuk meminta bantuan layanan pelanggan agar membatalkan perdagangan.

2. Jika pembeli telah mengirim cek tanpa memberi tahu Anda dan meyakinkan Anda bahwa mereka telah menyelesaikan pembayaran dengan metode yang tercantum, jangan tertipu oleh bukti tanda terima. Tangkapan layar atau tanda terima yang mereka berikan bisa terlihat meyakinkan dan biasanya sulit untuk melihat adanya hal mencurigakan. Sebagai contoh, Anda tidak akan menemukan bacaan "Cek" pada tangkapan layar atau tanda terima. Lihat contoh di bawah.

3. Selalu periksa detail transaksi secara langsung di rekening bank Anda. Jangan rilis kripto Anda berdasarkan tangkapan layar tanda terima dari mitra dagang Anda. Foto selalu dapat diedit. Salah satu cara untuk mengidentifikasi pembayaran cek adalah dengan memeriksa apakah rincian transaksi pada akun Anda menyatakan bahwa itu adalah setoran cek atau bukan. Untuk setoran cek, Anda akan selalu melihat “Setoran Cek” atau “CDM” (Mesin Setor Cek) pada pembayaran. Jika Anda menyadari bahwa mereka melakukan pembayaran lewat cek, jangan lepaskan dana dan bawa masalah ini ke dukungan pelanggan. 

4. Cara lain untuk mengidentifikasi dan menghindari pembayaran cek adalah dengan langsung memeriksa saldo yang tersedia di rekening bank Anda. Ingatlah bahwa saldo yang tersedia dan saldo saat ini adalah dua hal yang berbeda. Hanya karena jumlah tertentu muncul di saldo Anda saat ini tidak berarti bahwa uang tersebut tersedia untuk digunakan. Seperti yang Anda lihat pada tangkapan layar di bawah, saldo yang tersedia tidak mencakup pembayaran 100.000 HKD yang diklaim dilakukan oleh pembeli. Ini merupakan indikasi penipuan pembayaran yang dilakukan dengan cek.

Anda juga dapat memverifikasi ketersediaan dana dengan mencoba mentransfer pembayaran tersebut segera. Jika tidak bisa, itu berarti Anda mengalami penipuan. Jika Anda mencurigai adanya penipuan, selalu laporkan masalah tersebut kepada tim dukungan pelanggan kami atau ajukan banding.

Jaga Diri Anda agar Tetap Aman dari Penipuan Cek

Selalu perhatikan detail kecil dan bersikap waspada saat berdagang kripto di P2P. Seperti yang disebutkan, pastikan pembayaran benar-benar dilakukan kepada Anda dengan metode yang didukung Binance dan periksa detail pembayaran dengan cermat. Meskipun platform Binance P2P telah memprioritaskan keamanan Anda dengan layanan escrow-nya, lebih baik lagi jika Anda dapat mengenali dan menghindari penipuan secara langsung.

Berdagang di Binance P2P

Dengan Binance P2P, lebih banyak orang dapat mengakses mata uang kripto dengan mata uang fiat lokal mereka. Layanan on-ramp kripto tidaklah selalu mudah, tetapi prosesnya kini jauh lebih mudah dengan dukungan untuk 85+ mata uang fiat dan 300+ metode pembayaran. Dan yang terbaik adalah pengguna P2P juga mendapat manfaat dari dukungan dan perlindungan Binance.

Untuk dukungan dan informasi lebih lanjut, kunjungi artikel berikut: 

Penafian: Penggunaan Anda atas layanan Binance P2P beserta semua informasi dan konten lainnya (termasuk milik pihak ketiga) yang termasuk dalam atau dapat diakses dari layanan Binance P2P merupakan keputusan yang didasarkan pada pertimbangan risiko Anda sendiri. Satu-satunya tanggung jawab kami adalah menangani transaksi kripto. Semua pembayaran bersifat final setelah diselesaikan kecuali jika diwajibkan lain oleh hukum. Platform Binance P2P tidak memiliki hak atau kewajiban untuk menyelesaikan perselisihan apa pun yang timbul dari pembayaran yang telah diselesaikan. Baik platform Binance P2P maupun merchant tidak bertanggung jawab atas kerugian Anda dalam pembayaran yang telah diselesaikan.