Beli Kripto
Bayar menggunakan
NFT
New
Unduh
English
USD

Token Blockchain Lapisan 1: Semua yang Perlu Anda Ketahui

2021-12-13

Poin Utama

  • Dunia blockchain berkembang dengan sangat cepat dan menimbulkan masalah skalabilitas.

  • Solusi Lapisan 1 digunakan untuk mengatasi masalah skalabilitas. Protokol blockchain Lapisan 1 haruslah terdesentralisasi, aman, dan dapat diskalakan.

  • Ada tiga pendekatan untuk mengimplementasikan solusi Lapisan 1 – PoS, PoW dan Sharding.

  • Token Lapisan 1 yang populer dapat dengan mudah dibeli di Binance.

Dunia blockchain berkembang pesat seiring solusi dan aplikasi baru terus diluncurkan di berbagai jaringan. Banyak di antaranya menghadapi masalah skalabilitas. Skalabilitas adalah salah satu pilar dari trilema blockchain yang menimbulkan tantangan bagi perluasan dan pengoperasian jaringan blockchain. Dua pilar lainnya adalah keamanan dan desentralisasi. Dalam artikel ini, kami akan membahas masalah skalabilitas, solusi yang diusulkan untuk mengatasinya, dan bagaimana Anda dapat membeli token Lapisan 1 yang populer di Binance.

Trilema Skalabilitas

Seperti yang disebutkan oleh Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, istilah "trilema skalabilitas" mengacu pada kemampuan blockchain untuk mengelola tiga karakteristik organik yang menjadi prinsip dasarnya – keamanan, skalabilitas, dan desentralisasi.

Trilema ini menyatakan bahwa teknologi blockchain paling banyak hanya dapat menampilkan dua properti namun tidak pernah ketiga properti secara sekaligus. Dengan demikian, teknologi blockchain saat ini harus selalu mengorbankan salah satu properti dasarnya. Contoh yang sangat bagus adalah Bitcoin.  Dikarenakan desainnya, meskipun blockchain di balik bitcoin telah berhasil mengoptimalkan desentralisasi dan keamanan, bitcoin perlu mengorbankan skalabilitas.

Apa Itu Blockchain Lapisan 1 dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Skalabilitas Blockchain adalah perluasan jaringan di ruang digital dalam hal kecepatan pemrosesan transaksi dan kekuatan pemrosesan untuk mengakomodasi penambahan aplikasi baru dan peningkatan operasi pengguna. Dengan penskalaan, jaringan blockchain akan berhasil bersaing dengan jaringan terpusat dalam volume transaksi, pengembangan aplikasi, dan keterlibatan pengguna dengan menawarkan kapasitas pemrosesan yang lebih tinggi dan kemampuan yang lebih besar. Dari sudut pandang teknis, "penskalaan" mengacu pada kenaikan tingkat throughput yang diukur dalam jumlah transaksi per detik.

Salah satu solusi terdepan untuk mengatasi masalah skalabilitas adalah pengenalan solusi Lapisan 1. Blockchain Lapisan 1 adalah seperangkat solusi yang meningkatkan protokol dasar sendiri untuk membuat keseluruhan sistem jauh lebih terukur. Dua pendekatan yang diusulkan untuk mengimplementasikan solusi Lapisan 1 mencakup protokol konsensus dan sharding.

Contoh operasi blockchain Lapisan 1 meliputi Bitcoin, Ethereum, Binance Smart Chain (BSC), Litecoin, dan Avalanche. Namun, Bitcoin tetap yang paling terpengaruh oleh masalah skalabilitas, karena jaringan yang mendasarinya bergantung pada peningkatan jumlah penambang untuk memastikan throughput dan volume transaksi yang lebih tinggi.

Jenis-Jenis Solusi Blockchain Lapisan 1

Protokol blockchain Lapisan 1 harus terdesentralisasi, aman, dan dapat diskalakan. Untuk mencapai hal ini, berbagai jaringan telah menggunakan metodologi yang berbeda untuk meningkatkan skalabilitas secara keseluruhan. 

Solusi Lapisan 1 mendasar sering kali mencakup pendekatan berikut:

Protokol Konsensus

Proof-of-Work, atau PoW, adalah mekanisme konsensus tradisional untuk Bitcoin dan ETH. PoW bertujuan untuk mencapai konsensus dan keamanan menggunakan penambang untuk memecahkan kode algoritma kriptografi yang kompleks. Namun, PoW berpapasan dengan dua masalah utama - sifatnya lambat dan padat sumber daya.

Proof-of-Stake, atau PoS, adalah mekanisme yang menampilkan konsensus terdistribusi melalui jaringan blockchain. Pengguna dapat mengotentikasi transaksi blok berdasarkan staking mereka. PoS unggul di banding PoW dalam hal kecepatan transaksi tetapi kalah dalam hal keamanan. Blockchain Ethereum ingin bertransisi dari PoW ke PoS melalui Ethereum 2.0. Ethereum 2.0 adalah istilah kolektif untuk serangkaian peningkatan yang saat ini sedang berlangsung untuk membuat blockchain Ethereum lebih terukur dan berkelanjutan.

Sharding

Sharding adalah metode lain yang terinsiparsi dari sektor basis data terdistribusi dan diadaptasi untuk solusi Lapisan 1. Sharding adalah pendekatan eksperimental dalam ruang blockchain karena melibatkan pemecahan jaringan menjadi serangkaian blok basis data terpisah yang dikenal sebagai “shard” atau "pecahan"– alasan mengapa istilahnya disebut “sharding” – yang pada dasarnya membuat blockchain lebih mudah dikelola. Pendekatan ini juga memudahkan persyaratan saat ini bagi semua node untuk memproses atau menangani transaksi untuk memelihara jaringan, karena semua "shard" diproses dalam urutan paralel, sehingga memungkinkan kapasitas pemrosesan yang lebih besar untuk menangani proses lain.

Token Lapisan 1 Populer

Token Lapisan 1 telah mendapatkan daya tarik yang cukup besar sejak peluncuran dan token Lapisan 1 yang paling populer dapat ditemukan di bursa Binance:

  1. Ethereum (ETH), dengan harga $3.960,83 dan kapitalisasi pasar $469 miliar

  2. Binance Smart Chain (BNB), dengan harga $554,20 dan kapitalisasi pasar $92 miliar

  3. Solana (SOL), dengan harga $179,61 dan kapitalisasi pasar $54 miliar

  4. Cardano (ADA), dengan harga $1,29 dan kapitalisasi pasar $42 miliar

  5. Polkadot (DOT), dengan harga $25,48 dan kapitalisasi pasar $25 miliar

  6. Terra (LUNA), dengan harga $62,53 dan kapitalisasi pasar $24 miliar

  7. Avalanche (AVAX), dengan harga $79,03 dan kapitalisasi pasar $19 miliar

  8. Polygon (MATIC), dengan harga $1,79 dan kapitalisasi pasar $12 miliar

  9. Algorand (Algo), dengan harga $1,69 dan kapitalisasi pasar $10 miliar

  10. TRON (TRX), dengan harga $0,08 dan kapitalisasi pasar $8 miliar

*Harga terkait didasarkan pada data di tanggal 8 Desember 2021.

Bagaimana Cara Membeli Token Lapisan 1?

Apakah Anda berpikir untuk membeli berbagai token populer tersebut? Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membelinya di bursa Binance.

1. Buat deposit fiat melalui transfer e-wallet atau transfer bank di Binance. Pastikan untuk memeriksa saluran fiat yang tersedia sesuai dengan mata uang yang diinginkan.

Opsional: Konversikan mata uang fiat ke BUSD atau USDT untuk memperdagangkan lebih banyak variasi token.

2. Beli token Layer 1 melalui Pembelian Dompet, atau langsung dengan kartu kredit/debit.

3. Untuk melakukan staking atau berpartisipasi dalam aset Layer 1, transfer token dari alamat kripto Binance ke alamat dompet MetaMask dengan mengikuti instruksi terkait.

Kesimpulan

Skalabilitas adalah salah satu alasan yang menghambat adopsi kripto global. Seiring meningkatnya permintaan mata uang kripto, tekanan untuk menskalakan protokol blockchain juga akan meningkat. Karena kedua lapisan blockchain memiliki batasan tertentu, solusinya di masa depan adalah membangun protokol yang dapat mengatasi trilema skalabilitas. Dua pilihan yang tersedia untuk solusi kepadatan ini sederhana – dapat dengan memitigasi masalah penskalaan atau mencari alternatif yang layak.

Siap untuk membeli mata uang kripto? Mulai perjalanan mata uang kripto Anda dengan Binance

Mulailah dengan mendaftar Akun Binance.me atau Aplikasi perdagangan kripto Binance. Berikutnya, verifikasi akun Anda. Setelah Anda memverifikasi akun Anda, ada tiga cara utama untuk membeli mata uang kripto di Binance menggunakan uang tunai: Anda dapat membeli kripto dengan uang tunai dari Binance melalui transfer bank, saluran kartu, atau opsi dompet elektronik.

Beli Bitcoin dengan Kartu Debit, Kartu Kredit, atau melalui Transfer Bank

Menautkan kartu debit, kartu kredit, atau rekening bank Anda (tersedia di wilayah tertentu) adalah salah satu cara termudah untuk membeli Bitcoin dan 100+ mata uang kripto lainnya.  

Penafian: Investasi mata uang kripto mengandung risiko pasar yang tinggi. Binance tidak bertanggung jawab atas kerugian dari perdagangan Anda. Pendapat dan pernyataan di atas bukan dimaksudkan sebagai nasihat keuangan.

Baca artikel bantuan berikut untuk informasi lebih lanjut:

(Dukungan) Cara Membeli Kripto dengan Tunai/Transfer Bank