Beli Kripto
Bayar menggunakan
NFT
New
Unduh
English
USD

Strategi Perdagangan Fiat-ke-Kripto dan Cara Menggunakannya

2021-12-24

Dengan pasar kripto yang buka 24 jam, strategi perdagangan otomatis dan perdagangan algo, atau perdagangan algoritmik, telah meraih popularitas di kalangan pedagang. Ketahui cara Anda dapat berdagang seperti seorang pro di Binance.

Poin Utama

  • Banyak pedagang berpengalaman mencari cara untuk menyederhanakan pengalaman perdagangan mereka dengan mengandalkan strategi perdagangan yang secara otomatis memperdagangkan mata uang kripto atas nama mereka. 

  • Strategi perdagangan otomatis sederhana seperti investasi berkala (DCA) atau rata-rata bergerak (MA) dan indeks kekuatan relatif (RSI) dapat membantu pengguna membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas. 

  • Strategi yang lebih maju seperti perdagangan algo bisa menjadi rumit dan membutuhkan pengetahuan mendalam tentang mata uang kripto dan perdagangan.

  • Pelajari cara Anda dapat menerapkan otomatisasi ke dalam perdagangan Anda bahkan jika Anda baru memulai perdagangan mata uang kripto.

Saat memulai perjalanan perdagangan kripto Anda, Anda kemungkinan akan menemukan berbagai jenis pedagang dan strategi perdagangan. Strategi perdagangan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan pedagang berpengalaman biasanya mengetahui strategi mana yang terbaik untuk mereka. Faktor-faktor ini mencakup pengalaman seseorang, tujuan keuangan, komitmen waktu, selera risiko, dan sebagainya. Beberapa orang menemukan kepuasan dalam perdagangan, sementara yang lain lebih memilih untuk mengadopsi perdagangan kripto sebagai aliran pendapatan pasif. Namun, sebagian besar pemula ingin memulai dengan membeli beberapa kripto menggunakan fiat atau mata uang lokal mereka. Cara umum untuk membeli kripto di Binance mencakup penggunaan kartu kredit/debit, setoran bank, atau transfer. Langkah selanjutnya adalah mengembangkan strategi perdagangan untuk membantu meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.

Satu jenis strategi perdagangan telah meraih popularitas dalam beberapa tahun terakhir: perdagangan otomatis. Perdagangan otomatis memerlukan bantuan sistem, perangkat lunak, atau metode khusus untuk mengeksekusi entri dan eksit perdagangan secara otomatis tanpa proses manual dari pengguna. Hal ini mencakup berbagai hal mulai dari teknik dasar hingga perdagangan otomatis dan solusi teknis, termasuk penggunaan software perdagangan algo yang melakukan perdagangan untuk pengguna. Mari kita mulai dengan strategi perdagangan dasar yang dapat Anda gunakan untuk berdagang secara otomatis. 

DCA sebagai Strategi Perdagangan Otomatis untuk Pemula

Dollar Cost Averaging (DCA) atau Strategi Investasi Berkala merupakan strategi ramah pemula yang melibatkan pengaturan eksekusi pembelian sederhana melalui sistem atau perangkat lunak. DCA adalah strategi perdagangan jangka panjang yang populer di mana pengguna membagi pembelian mata uang kripto mereka ke dalam beberapa periode waktu yang berbeda.

Keuntungan dari Strategi DCA

Karena DCA dapat menjadi proses yang sepenuhnya otomatis, pengguna dapat menikmati berbagai keuntungan termasuk kenyamanan, kecepatan, dan menghindari terbawa emosi saat berdagang. Selain itu, DCA dapat membantu mengurangi dampak volatilitas pasar, menurunkan risiko pembelian pada waktu yang tidak tepat, dan memungkinkan pengguna memperoleh manfaat dari apresiasi jangka panjang. Berikut cara kerjanya.

Alex bermaksud untuk menginvestasikan $5000 dalam bitcoin. Alih-alih membeli $5.000 bitcoin sekaligus, dia menggunakan strategi DCA, dan membagi investasinya ke dalam 50 lot lebih kecil di mana setiap lot bernilai $100. Dia memutuskan untuk membeli bitcoin senilai $100 setiap minggu selama 50 minggu dibanding melakukan satu pembelian seharga $5.000. Agar nyaman, dia mengotomatiskan pembelian mingguan ini dengan bantuan sistem. Dengan cara ini, risiko membeli bitcoin saat harga tidak menguntungkan tersebar ke 50 minggu yang berbeda. Strategi DCA cocok untuk pengguna dengan toleransi risiko yang lebih rendah atau baru mulai membeli kripto dan tidak cukup berpengalaman untuk mengatur waktu pasar dengan baik.

Menerapkan Strategi DCA di Binance

Binance memungkinkan pengguna untuk mengatur pembelian DCA dengan fungsi Pembelian Berulang di aplikasi dan situs web Binance. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian mata uang kripto terjadwal setiap minggu, dua minggu, atau bulan. Sebagai permulaan, kami menyediakan panduan langkah demi langkah untuk pemula yang menjelaskan Pembelian Berulang secara lebih rinci.

Untuk pengguna yang lebih mahir yang ingin mengotomatiskan strategi perdagangan mereka lebih jauh, perdagangan algo dapat menjadi strategi lain yang layak dilirik.

Tiga Manfaat Perdagangan Algo

Proses otomatisasi memungkinkan kita untuk meminimalisasi campur tangan manusia, begitu pun untuk perdagangan algo. Berikut adalah beberapa manfaat dari otomatisasi proses perdagangan. 

1. Kenyamanan

Untuk pedagang dengan sedikit waktu luang, tetapi ingin berdagang dalam jangka panjang, Anda dapat memanfaatkan perdagangan algo. Setelah instruksi perdagangan diatur, sistem mengeksekusi perdagangan segera setelah sebuah peluang muncul. Hal ini ditentukan berdasarkan serangkaian parameter perdagangan Ini berarti perdagangan dapat dilakukan sepanjang waktu, bahkan ketika Anda sedang tertidur lelap. Alhasil, perdagangan algo menghilangkan kerumitan di balik pemantauan pasar 24 jam, dan keharusan untuk memasukan entri order secara manual.

2. Menghindari Pengaruh Emosi dalam Berdagang

Jika Anda pernah mendengar istilah 'panic selling', Anda pasti tahu bahwa emosi manusia dapat memengaruhi hasil perdagangan. Berdagang dengan emosi yang dipenuhi stres dan keserakahan dapat mengganggu proses pengambilan keputusan, yang mengarah kepada perilaku yang sembrono (seperti menjual saat penurunan pasar). Perdagangan algo memungkinkan pedagang untuk menghindari pengaruh emosi sehingga mereka dapat meminimalisasi penyimpangan dari strategi awal mereka. 

Karena perdagangan algo memungkinkan eksekusi perdagangan secara otomatis, pedagang dapat menghindari spekulasi berlebih sebelum perdagangan dieksekusi. Setelah prasyarat atau kondisi yang ditentukan terpenuhi, perdagangan akan dieksekusi, terlepas dari gejolak emosi yang Anda mungkin rasakan. Menghindari pengaruh emosi dari perdagangan membantu pedagang menerapkan disiplin perdagangan bahkan di tengah kondisi pasar yang bergejolak. Hal ini mencegah panic selling dan keputusan irasional lainnya.

3. Kecepatan dan Akurasi

Perdagangan algo memberikan kita kemampuan untuk mengatasi inefisiensi seperti analisis manual dan eksekusi order. Dengan mengotomatiskan entri order dan analisis pasar, pedagang dapat memanfaatkan algoritme untuk memindai banyak indikator dan mengeksekusi perdagangan dengan cepat. Alhasil, hal ini memungkinkan frekuensi perdagangan yang tidak dapat ditandingi oleh pedagang manusia mana pun. Karena instruksi diberikan sebelumnya, dengan parameter yang tepat, perangkat lunak perdagangan algo yang terkomputerisasi dapat merespons jauh lebih cepat terhadap perubahan di pasar dibanding manusia. Selain itu, kesalahan manusia seperti salah memasukkan harga atau jumlah mata uang kripto dapat dihindari. Di kondisi di mana pasar bergejolak, kecepatan dan akurasi dalam perdagangan dapat memberi Anda posisi yang lebih baik dalam memanfaatkan peluang.

Tiga Kelemahan dari Perdagangan Algo

Meskipun perdagangan algo memberikan beberapa keuntungan seperti eksekusi keputusan perdagangan yang rasional dan peningkatan frekuensi perdagangan, ada juga beberapa kelemahan yang harus Anda ketahui.

1. Kesalahan Perangkat Lunak Perdagangan Algo

Dengan begitu banyak jenis strategi dan perangkat lunak perdagangan algo yang tersedia, terdapat kemungkinan Anda menggunakan strategi atau perangkat lunak yang salah atau kurang tepat. Selain itu, algoritme perdagangan mungkin memiliki validitas yang pendek dan hanya berfungsi dalam kondisi pasar tertentu, dan dapat menjadi bumerang saat kondisi pasar berubah. Karena program algo dikembangkan dan dilatih oleh manusia, perangkat lunak tersebut mungkin tidak berfungsi di dunia nyata setelah diuji dengan kondisi pasar atau data tertentu. Karena algoritme diprogram untuk mengeksekusi perdagangan hanya dalam kondisi yang telah ditentukan, algoritme tidak dapat mengubah strategi perdagangan saat diperlukan. 

 2. Diperlukan Pemantauan Berkala

Dikarenakan kemungkinan kesalahan dan kegagalan seperti yang disebutkan di atas, perdagangan algo masih memerlukan pemantauan rutin untuk memastikan perdagangan berjalan lancar. Selain itu, semakin kompleks strategi perdagangan algo, semakin besar kemungkinan terjadi optimisasi berlebih. Hal ini terjadi saat kinerja algoritme dikurangi dalam upaya untuk memasukkan lebih banyak parameter guna meningkatkan sensitivitas atau akurasinya. Dikarenakan adanya kemungkinan perangkat lunak perdagangan algo untuk melakukan perdagangan yang tidak menguntungkan, pedagang masih harus terus memantau perdagangan, bahkan jika mereka tidak menganalisis atau mengeksekusi perdagangan tersebut sendiri secara manual. 

3. Tidak Ramah Pemula

Meskipun perdagangan algo adalah proses otomatis, metode ini seringkali mengharuskan pengguna untuk memilih strategi perdagangan, memperoleh perangkat lunak yang andal, dan memantau pelaksanaan dan hasil perdagangan. Oleh karena itu, perdagangan algo menuntut pengguna untuk memiliki tingkat pengetahuan kripto tertentu, dan orang-orang yang baru berdagang kripto kemungkinan akan merasa kesulitan di awal. Perdagangan algo sering mengikuti tren dalam indikator teknis, sehingga pemula yang tidak memiliki pengetahuan dalam analisis teknis mungkin akan kesulitan untuk memantau perangkat lunak. Misalnya, strategi perdagangan algo yang banyak digunakan meliputi strategi harga rata-rata tertimbang, serta strategi berbasis momentum dan tren, yang melibatkan pengetahuan tentang indikator teknis seperti Rata-Rata Bergerak. 

Dua Strategi Perdagangan Umum untuk Perdagangan Algo

Meskipun instruksi mengenai DCA terdengar sederhana, perdagangan algo seringkali melibatkan pengetahuan yang lebih mendalam. Jika Anda menjelajahi perdagangan algo, Anda dapat memulai dengan mempelajari lebih lanjut tentang dua strategi perdagangan yang umum digunakan dalam perdagangan algo — Rata-Rata Bergerak dan garis RSI.

1. Memahami Rata-Rata Bergerak dalam Perdagangan Algo

Rata-Rata Bergerak merupakan indikator yang juga dikenal sebagai strategi perdagangan golden cross atau death cross. Strategi ini menggunakan dua moving average (MA). MA adalah garis indikator grafik yang mewakili harga rata-rata suatu aset selama periode waktu tertentu. Dengan menggunakan strategi MA, pengguna melihat persilangan antara 50MA (harga rata-rata 50 hari terakhir) dan 200MA (harga rata-rata 200 hari terakhir) pada grafik kerangka waktu lama seperti grafik harian atau mingguan. Dua peristiwa crossover adalah golden cross/konvergensi ketika 50MA melampaui 200MA, dan death cross/divergence ketika 50MA melintas di bawah 200MA. Konvergensi menandakan momentum jangka pendek yang melebihi momentum jangka panjang. Beberapa pedagang akan menafsirkan ini sebagai sinyal beli. Sebaliknya, divergensi menandakan momentum jangka pendek yang jatuh di bawah momentum jangka panjang. Beberapa pedagang akan menafsirkannya sebagai sinyal jual.

2. Memahami RSI untuk Perdagangan Algo

Relative Strength Index (RSI) adalah garis grafik yang mengukur momentum dengan menghitung jumlah rata-rata keuntungan dan kerugian selama periode 14 hari. Ini dapat digunakan untuk menyoroti momen ketika suatu aset bersifat overbought atau oversold. Ketika suatu aset overbought, diharapkan pasar akan mengoreksi dirinya sendiri dan harga akan bergerak ke arah yang berlawanan dalam waktu dekat. Ini dikenal sebagai pembalikan tren (trend reversal).

Pedagang berpengalaman menggunakan RSI untuk menghitung waktu pembalikan tren sebelum pembalikan terjadi. Garis RSI biasanya bergerak bersama dengan harga. Namun, ketika RSI bergerak melawan harga, ini menandakan momentum pembalikan tahap awal. 

Garis RSI berkisar antara 0 hingga 100. Saluran dengan rentang antara 30 hingga 70 paling sering digunakan sebagai garis dasar. Ketika garis indikator keluar dari saluran di atas 70, aset dianggap overbought. Ketika garis indikator turun di bawah 30, aset dianggap oversold. Kerangka waktu terbaik untuk mencari divergensi biasanya adalah jendela empat jam atau harian, karena periode ini cenderung menunjukkan pergeseran yang lebih kuat untuk tren jangka menengah hingga jangka panjang.

3. Menyesuaikan MA dan RSI di Binance

Untuk menyesuaikan garis MA, ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Buka halaman Perdagangan Binance (misalnya perdagangan BNB/BTC)

Langkah 2: Klik ikon [Settings] (Pengaturan) di sebelah MA, seperti yang terlihat di bawah ini.

Langkah 3: Sesuaikan MA Anda dan klik [Save] (Simpan)

Untuk mengaktifkan garis RSI, ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Buka halaman Perdagangan Binance (misalnya perdagangan BNB/BTC)

Langkah 2: Klik ikon [Settings] (Pengaturan) di sebelah MA, seperti yang terlihat di bawah

Langkah 3: Gulir ke bawah untuk mencentang kotak [RSI], dan sesuaikan RSI dengan jumlah hari yang Anda inginkan sebelum mengeklik [Save] (Simpan)

Setelah Anda menyelesaikan langkah-langkah di atas, diagram akan muncul seperti berikut:

Kesimpulan

Strategi perdagangan otomatis, termasuk perdagangan algo adalah cara populer untuk mendapatkan penghasilan pasif dan menurunkan rata-rata risiko Anda di pasar yang bergejolak saat berdagang dalam jangka panjang. Jika Anda seorang pemula, Anda dapat mulai merampingkan proses perdagangan Anda dengan DCA dan mempelajari lebih lanjut tentang analisis teknis dasar sebelum memasukkan strategi perdagangan algo yang kompleks. Selain RSI dan MA, Binance menawarkan alat indikator teknis lainnya yang dapat berguna saat membuat keputusan perdagangan. Akhirnya, perlu diingat bahwa ada pro dan kontra di balik perdagangan algo, jadi jangan lupa untuk melakukan penelitian yang cukup sebelum mencobanya.

Siap untuk membeli mata uang kripto? Mulai perjalanan mata uang kripto Anda dengan Binance

Mulai perjalanan Anda dengan mendaftar akun Binance.me atau mengunduh aplikasi perdagangan kripto Binance. Sebelum memulai perjalanan kripto Anda, verifikasi akun Anda untuk meningkatkan batas pembelian kripto. Setelah diverifikasi, Anda dapat membeli BUSD di Binance dengan uang tunai melalui transfer bank, saluran kartu, atau opsi dompet elektronik.

Beli Bitcoin dengan Kartu Debit, Kartu Kredit, atau melalui Transfer Bank

Menautkan kartu debit, kartu kredit, atau rekening bank Anda (tersedia di wilayah tertentu) adalah salah satu cara termudah untuk membeli Bitcoin dan 100+ mata uang kripto lainnya.  

Penafian: Investasi mata uang kripto mengandung risiko pasar yang tinggi. Binance tidak bertanggung jawab atas kerugian dari perdagangan Anda. Pendapat dan pernyataan di atas bukan dimaksudkan sebagai nasihat keuangan.

Baca artikel bantuan berikut untuk informasi lebih lanjut: