Binance: Di Garis Depan Dalam Hal Persamaan Gender Dalam Teknologi

2018-12-15

Pada setiap saat, beberapa keputusan terbesar dan pergerakan di ekosistem Binance dikerjakan oleh wanita, dari keseluruhan strategi marketing global Binance ke fitur baru yang ditambahkan ke serambi perdagangan, dan apapun yang terjadi di antaranya.

Binance berada di posisi yang baik untuk menjadi sebuah contoh untuk apa yang dapat terjadi apabila lebih banyak wanita dikuatkan di tempat kerja. Kami berhutang budi untuk progress kami dalam dunia blockchain kepada rekan kerja perempuan kami, yang mengambil banyak sekali bagian dalam ekosistem Binance.

Di tengah perseteruan mengenai persamaan gender untuk banyak perusahaan di industri teknologi, Binance menjadikannya penting untuk mempercayakan beberapa peran penting dalam organisasi kami kepada wanita. Ini menghasilkan lebih dari 50% posisi di Binance, termasuk 40% di posisi kepemimpinan, dipegang oleh perempuan. Hampir di setiap divisi Binance, anda akan melihat perempuan mengatur strategi atau bekerja pada performa tertinggi, dan seringkali, keduanya bersamaan.

Pemimpin Perempuan di Binance Mengenai Persamaan Gender

Beberapa pemimpin senior kami di Binance adalah perempuan, termasuk:

- He Yi, co-founder dan chief marketing officer dari Binance (kiri)

- Ella Zhang, Kepala Binance Labs (tengah)

- Helen Hai, Kepala Binance Charity (kanan)

He Yi, yang sudah berada di Binance sejak hari-hari penulisan whitepaper, mengatur branding global dan keseluruhan kami termasuk inisiatif penjangkauan, dari perpesanan kepemimpinan ke komunitas internasional kami.

Ella, yang merupakan direktur investasi termuda dari KPCB, sebuah Venture Capitalist yang besar di Silicon Valley, sekarang memimpin dana investasi internasional dan program inkubasi startup kami.

Helen, yang terakhir ini disebut sebagai “Satu Untuk Diperhatikan” pada Bloomberg 50 terbaru, mengepalai lengan amal blockchain kami, yang membuat gelombang besar dengan beberapa program penjangkauan dan tie-up dengan Malta dan UNDP, dan lain sebagainya.

Ini adalah tiga dari semua perempuan hebat di Binance, yang tersebar pada divisi dan tingkatan yang berbeda.

“Sekarang ini, proporsi karyawan wanita kami sangat tinggi, hampir setengah dari keseluruhan tim,” ujar He Yo, “Kami melihat semakin banyak wanita bergabung dalam industri ini, dan banyak perempuan hebat bermunculan dalam dunia ini. Saya rasa ini adalah contoh terbaik, dimana Binance tidak mengkhawatirkan gender atau status perkawinan pada saat proses rekrutmen. Kami pada dasarnya merekrut banyak perempuan hebat, dan kami berbicara dengan pengalaman kami di Binance.”

“Kami memiliki sebuah pepatah di Tiongkok: ‘tidak penting apakah sebuah kucing berwarna hitam atau putih, selama ia menangkap tikus, ia adalah kucing yang baik.’ ini juga apa yang kami lihat pada perusahaan ini,” tambah Helen. “Binance tidak menilai orang dengan gendernya, akan tetapi dengan performanya. Seseorang dapat menjadi seorang pemimpin yang baik selama ia dapat memimpin tim untuk mencapai tujuannya dengan tepat waktu.”

Melalui Binance Charity, Helen bekerja untuk membawa standar persamaan gender yang ia lihat ke lebih banyak institusi. Melalui kepemimpinan Helen, Binance Charity bekerja secara dekat dengan PBB dan organisasi internasional lainnya untuk mendorong persamaan, terutama untuk akses kepada teknologi melalui blockchain.

Untuk bagiannya, He Yi sedikit memiliki perbedaan dalam menjelaskan pandangannya untuk lingkungan persamaan gender di Binance, mengacu lebih banyak kepada pekerjaan, pengalaman, dan mantranya.

“Blockchain dan crypto adalah sebuah industri berkembang, pada tahapan yang sangat awal. Banyak orang yang masih tidak yakin dengan industri ini. Anda harus meloncat cukup awal.” tambah He Yi, “Jangan pernah mengharapkan orang lain untuk memilih wanita.”

Upaya pendorongan persamaan yang Helen dan koleganya kerjakan di Binance Charity juga berbicara dengan keras. “Salah satu tugas kami adalah untuk menguatkan wanita di tempat dimana ia bekerja, terutama pada negara berkembang, dikarenakan kami sangat percaya bahwa dengan membantu wanita, kami membantu generasi selanjutnya, dan membangun dunia yang lebih baik,” ujarnya.

Disamping itu, kami memiliki pemimpin wanita pada tingkat komunitas juga, bekerja dengan mitra lokal dan organisasi untuk mendukung wanita dalam teknologi.

Binance Vietnam: Penentu tren untuk kesetaraan gender

Jika Diem Tran mendapatkan kemauannya, kota Ho Chi Minh akan dikenal sebagai sebuah kota dimana persamaan gender dalam dunia blockchain sudah berakar. Pada Oktober, Binance Vietnam mengadakan sebuah pembicaraan mengenai “Kesempatan untuk Perempuan di Teknologi” pada Universitas Politeknik Kota Ho Chi Minh, dimana perempuan dan pria dari semua latar belakang berbagi pengalamannya di bidang teknologi.

"Gambaran untuk wanita Vietnam sepanjang generasi seringkali diasosiasikan dengan pengorbanan dan pengabdian kepada keluarga. Akan tetapi gambaran tersebut telah menjadi sebuah tembok untuk wanita untuk mengekspresikan dirinya dan untuk berdiri dan mengambil posisi penting dalam tempat pekerjaannya.” Tran, yang kerap dipanggil dengan panggilan Mary, bercerita pada saat meetup, yang ia atur.

“Menjaga persamaan gender memberikan tidak hanya lingkungan pekerjaan yang seimbang untuk pegawai, akan tetapi juga untuk menyebar keahlian profesional, pemikiran kreatif, dan kapabilitas pemecahan masalah untuk bisnis,” kata Thao Trang, yang juga membantu mengatur acara tersebut.

Di Binance, kami mendukung wacana berkelanjutan mengenai masalah penting dalam teknologi, seperti persamaan gender, amal, dan masih banyak lagi. Untuk persamaan gender, kami menjalankan ucapan kami; komunitas Binance di Vietnam memiliki 3 pemimpin, dan dua dari mereka adalah wanita -- Mary, yang mengurus acara, dan Trang, yang mengurus PR lokal.

“We want to help women become more aware of the role and importance of the women in the blockchain era, and to promote gender equality in the process,” Viet Hoang, the third Binance Vietnam leader who handles community engagement, said.

Dalam banyak arti, sangatlah masuk akal untuk pembicaraan mengenai persamaan gender bermulai di Vietnam. Wanita menjalankan hanya 25% dari total perusahaan kecil dan menengah, dan hanya rata-rata 8% di Asia Selatan, dan 15% pada posisi tinggi di negaranya, melebihi negara-negara tetangganya di Asia. Satu-satunya miliuner di Asia Tenggara adalah orang Vietnam.

Perjuangan untuk persamaan gender di Vietnam belum selesai, dan wanita terus direndahkan di industri teknologi di negaranya, walaupun dengan peningkatan permintaan untuk wanita di bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika). Ini adalah sebuah kenyataan bahwa komunitas Binance Vietnam terus berubah, dan ini memiliki sebuah reaksi yang sangat mendukung di belahan dunia lainnya.

Seawal ini, komunitas Binance di Filipina juga mengekspresikan ketertarikannya untuk memberikan sebuah meetup dengan pembicara perempuan, yang berpapasan dengan hari Wanita Internasional tahun depan, mengambil komunitas Vietnam sebagai contoh. Pemimpin dari beberapa komunitas Binance memuji Binance Vietnam untuk acara ini. Sebentar lagi, komunitas Binance global akan menjadi ujung tombak untuk perjuangan dalam hal persamaan gender dalam teknologi, dengan tim Binance global memimpin di depan.