Penjelasan Leveraged Token Binance

Binance
2021-04-02 03:32
Klik video untuk mempelajari apa itu Leveraged Token Binance
Leveraged Token Binance (BLVT) adalah aset yang dapat diperdagangkan di pasar spot yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan eksposur leverage ke mata uang kripto tanpa risiko likuidasi. Leveraged Token Binance menghilangkan kerumitan dalam mengelola posisi leverage konvensional karena pengguna tidak diharuskan untuk memberikan jaminan atau mempertahankan margin.
Pasangan pertama dari Leveraged Token Binance adalah BTCUP dan BTCDOWN. BTCUP memungkinkan Anda untuk menghasilkan keuntungan dengan leverage saat Bitcoin naik. Di sisi lain, BTCDOWN memungkinkan Anda untuk menghasilkan keuntungan dengan leverage saat Bitcoin turun.
Harap diperhatikan bahwa sebelum memulai dengan Leveraged Token Binance, Anda harus menerima dan menyetujui syarat dan ketentuan dalam Pengungkapan Risiko Leveraged Token Binance.

Memahami Leveraged Token

Setiap leveraged token mewakili beberapa posisi kontrak perpetual. Misalnya, sekelompok leveraged token BTCUP terdiri dari 123.456,78 kontrak dalam kontrak futures BTCUSDT.
Nilai aset bersih (NAV) mengacu pada harga leveraged token. Harga leveraged token melacak perubahan jumlah nosional dari posisi kontrak perpetual dalam keranjang dan perubahan di berbagai tingkat leverage. Sederhananya, harga token didorong oleh kinerja dana dasarnya dan leverage yang terkait.
Nilai aset bersih (NAV) = ((1 / Pengganda leverage aktual) × Posisi keranjang × Harga aset dasar) / Token yang diterbitkan.
Berbeda dengan leverage token konvensional (tidak dikelola oleh Binance), Leveraged Token Binance tidak mempertahankan rasio leverage yang konstan. Leverage Token Binance justru mempertahankan kisaran variabel leverage target antara 1,25x dan 4x. Hal ini akan memaksimalkan profitabilitas pada saat tren naik dan meminimalkan kerugian untuk menghindari likuidasi. Namun, perlu diperhatikan bahwa leverage sebenarnya dapat berfluktuasi di luar rentang target dalam pergerakan pasar yang ekstrem.
Level leverage target yang sebenarnya secara konstan terus berubah dan tersembunyi dari pengamatan luar. Saat melakukan rebalancing, leverage target tidak diperlihatkan kepada pengamat atau algoritme serta tidak dapat diprediksi demi mengurangi rentannya taktik front-running. Setiap saat, halaman info token akan selalu menampilkan leverage target pasca rebalancing yang "terealisasi".
Rasio leverage nyata adalah rasio leverage aktual yang dipegang oleh algoritme. Rasio leverage nyata berubah saat rasio posisi futures (nilai nosional) terhadap ukuran dana berubah.
Rasio Leverage Nyata = Posisi Futures (nilai nosional dalam USDT) / Ukuran Dana
Catatan:
Posisi futures (nilai nosional) = Jumlah kontrak x Harga futures BTCUSDT
Ukuran dana = Jumlah token yang diterbitkan x NAV
Misalnya, informasi token BTCUP adalah sebagai berikut:
  • Jumlah token yang dikeluarkan = 10.000 BTCUP
  • NAV = 10.000 USDT
  • Keranjang = 18.000 futures BTCUSDT
  • Harga BTCUSDT = 10.000 USDT (angka pastinya tidak diungkapkan untuk menghindari adanya front running)
Catatan: Pencetakan token baru hanya terjadi ketika persediaan token yang tersedia telah habis. Penerbitan token baru tidak berdampak pada harga token.
Ukuran dana BTCUP adalah $100 juta (10.000 BTCUP * 10.000 USDT). BTCUP akan memiliki total posisi futures sebesar $180 juta dalam keranjang. Rasio leverage nyata adalah 1,8x ($180 juta/$100 juta).
Rasio leverage target ditentukan oleh algoritme jika terjadi peristiwa rebalancing. Hal ini akan selalu terjadi antara 1,25-4x, tetapi angka pastinya akan dirahasiakan. Rasio leverage target pada halaman info token akan menjadi leverage target yang terealisasi pasca melakukan rebalancing. Jika rasio leverage nyata berada di luar rentang leverage target, Leveraged Token Binance akan melakukan rebalancing untuk memastikan rasio leverage nyata berada dalam rentang target leverage.
Misalnya, rasio leverage nyata awal BTCUP adalah 1,8x. Rasio leverage nyata akan menurun ketika harga futures perpetual BTCUSDT naik 50% lagi. Jika rasio leverage nyata turun menjadi 1,25x ke bawah, algoritme akan memutuskan rasio leverage target baru dan mekanisme rebalancing akan terpicu. Jika algoritme memutuskan untuk membawa rasio leverage nyata ke 1,75x (rentang leverage target), maka algoritme akan meningkatkan posisi futures berdasarkan rasio leverage baru yang ditargetkan yang telah ditentukan sebelumnya oleh algoritme.
Karena Leveraged Token Binance tidak dipaksa untuk mempertahankan leverage yang konstan, Leveraged Token Binance melakukan rebalancing berdasarkan kebutuhan saja, seperti selama pergerakan pasar yang ekstrem. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Tentang Rebalancing.