Pendiri Ondo Finance Meninggal Dunia, De Bode Kini Menjabat Sebagai CEO
Pendiri Ondo Finance, Nathan Allman, meninggal dunia secara mendadak pada usia 32 tahun, demikian diumumkan oleh perusahaan melalui X (sebelumnya Twitter).
Pihak perusahaan tidak mengungkapkan penyebab kematiannya. Sementara itu, Presiden Ian De Bode kini menjadi CEO Ondo.
Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia
Allman mendirikan Ondo pada 2021 setelah berkarier di tim aset digital Goldman Sachs. Di bawah kepemimpinannya, Ondo berhasil membawa sekitar US$3,86 miliar aset dunia nyata yang sudah ditokenisasi (RWA) ke dalam chain kripto. Aset tersebut mencakup treasury, saham, dan komoditas, serta telah dimiliki oleh lebih dari 111.000 holder.
“Kecerdasan, kerendahan hati, dan semangat Nate membentuk setiap bagian dari Ondo seperti sekarang ini. Keyakinannya pada kekuatan teknologi untuk menciptakan sistem keuangan yang lebih terbuka dan mudah diakses selalu hidup dalam setiap hal yang kami bangun. Dampak yang ia berikan bagi industri ini, juga kepada kami secara pribadi, tidak bisa diremehkan,” tulis Ondo Finance.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Di tengah kabar kepergian mendadak Nathan Allman, Ondo mengumumkan bahwa Ian De Bode, yang telah lama menjabat sebagai Presiden Ondo Finance, kini menjadi CEO. De Bode bergabung dengan Ondo sebagai chief strategy officer pada Maret 2024 setelah sebelumnya memimpin pengembangan aset digital di McKinsey. Selanjutnya, ia naik jabatan menjadi Presiden pada November 2025.
De Bode sudah memimpin strategi, produk, dan operasional harian Ondo selama lebih dari dua tahun didukung kepercayaan penuh dari tim kepemimpinan, tutur pihak perusahaan.
“Kami akan terus membangun apa yang sudah Nate mulai. Itulah cara terpenting bagi kami untuk mengenang dirinya,” tambah unggahan itu.
Allman merupakan sosok pemimpin sekaligus pelopor tokenisasi RWA. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi industri yang telah ia bantu bangun dan juga komunitas yang tumbuh dari visinya.
Subscribe ke kanal YouTube kami untuk menonton wawancara para pemimpin dan jurnalis yang memberikan wawasan ahli