El año 2026 se predice que será una nueva etapa en la competencia de los principales activos criptográficos. En un análisis reciente que utiliza un modelo de lenguaje grande (LLM) de Anthropic, Claude AI, surge una proyección sorprendente. XRP de Ripple tiene el potencial de superar a Bitcoin (BTC) en términos de crecimiento porcentual o "desempeño explosivo" cuando ambos persiguen un nuevo récord histórico de precios (All-Time High/ATH).
A pesar de que Bitcoin sigue manteniendo el trono como el activo más seguro y dominante, Claude AI destaca la existencia de diferencias fundamentales en los catalizadores de crecimiento que podrían hacer de XRP un activo más "explosivo" para los inversores en el futuro.
Dua Perlombaan dengan Karakter Berbeda
Analisis ini membedakan posisi kedua aset tersebut secara signifikan. Per Januari 2026, Bitcoin hanya membutuhkan kenaikan sekitar 5% untuk menembus rekor tertingginya di angka kisaran US$108.268. Sebaliknya, XRP masih memerlukan lonjakan sekitar 100% dari harga saat ini (sekitar US$2) untuk mencapai kembali rekor lamanya di US$3,84 yang dicetak pada 2018.
Baca Juga: XRP Naik 3% setelah Ripple Raih Terobosan Regulasi Penting di Eropa
“Bitcoin memiliki jalur yang jelas menuju ATH – ini bukan lagi soal ‘jika’, melainkan ‘kapan’,” tulis analisis tersebut. Namun, karena posisinya yang sudah sangat dekat dengan puncak, potensi kenaikan (upside) Bitcoin dianggap lebih evolusioner dan terbatas dibandingkan dengan potensi revolusioner yang dimiliki XRP.
Bitcoin: Emas Digital yang Stabil
Katalis Bitcoin pada tahun 2026 didorong oleh faktor makroekonomi dan adopsi institusional yang matang. Beberapa poin kunci meliputi;
Momentum ETF: Aliran dana masuk ke Spot Bitcoin ETF yang melampaui US$100 miliar.
Efek Halving: Dampak historis pasca-halving 2024 yang biasanya mencapai puncaknya 12-18 bulan kemudian.
Kelangkaan: Dengan pasokan yang dibatasi 21 juta, Bitcoin semakin dipandang sebagai “Safe Haven” di tengah ketidakpastian geopolitik.
Namun, Claude AI memberikan catatan kritis;
“Katalis Bitcoin bersifat evolusioner, bukan revolusioner. Bitcoin adalah kandidat yang paling mungkin (mencapai ATH), tetapi bukan lagi sebuah ‘moonshot’ (lonjakan fantastis).”
XRP: Senjata Rahasia “Ripple Treasury”
Hal yang membuat prediksi ini menarik adalah pandangan AI terhadap XRP. Claude AI menyebut XRP sebagai “kasus asimetris” di mana risiko yang ada sebanding dengan potensi ledakannya. Faktor utama yang bisa memicu hal ini adalah peluncuran Ripple Treasury.
Dengan integrasi ke dalam sistem bendahara korperasi Fortune 500, XRP tidak lagi hanya bergantung pada spekulasi ritel, melainkan pada permintaan struktural. Integrasi dengan GTreasury, yang mengelola dana triliunan dolar untuk perusahaan besar seperti American Airlines, dianggap sebagai pengubah permainan (game-changer).
Claude AI memaparkan kutipan kuat mengenai potensi ini:
“Jika hanya 1-2% perusahaan Fortune 500 menggunakan XRP untuk penyelesaian lintas batas (cross-border settlements), kita berbicara tentang permintaan bernilai miliaran dolar. Ini bukan sekadar FOMO ritel; ini adalah permintaan institusional yang struktural.”
Perbandingan Peluang: Probabilitas vs. Potensi
Berikut adalah kalkulasi probabilitas yang diberikan oleh Claude AI untuk tahun 2026:
Peluang Mencapai ATH:
Bitcoin: 75-80% (Sangat Mungkin)
XRP: 40-50% (Moderat)
Potensi Keuntungan (Upside) Jika ATH Tercapai:
Bitcoin: +10% hingga +15% (Target ~US$120.000)
XRP: +150% hingga +250% (Target US$5 – US$7)
Siapa Pemenangnya?
Analisis ini menyimpulkan bahwa bagi investor yang mencari keamanan dan kepastian, Bitcoin tetap menjadi pilihan utama. Namun, bagi mereka yang mencari pertumbuhan aset yang agresif, XRP menawarkan narasi yang lebih kuat di tahun 2026.
“2026 adalah tahun di mana akan terbukti apakah kegunaan institusional (XRP) atau narasi makroekonomi (Bitcoin) yang lebih kuat,” pungkas Claude AI dalam laporannya.
Meskipun demikian, risiko tetap ada. XRP masih menghadapi tantangan regulasi melalui Clarity Act dan isu sentralisasi pasokan di tangan Ripple, sementara Bitcoin tetap rentan terhadap aksi ambil untung jika terjadi resesi makro. Investor disarankan untuk selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan finansial di pasar kripto yang volatil.
Bagaimana pendapat Anda tentang potensi XRP dan Bitcoin di 2026 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!


