Investasi Victor R. Ch. Rollman di Planck Network adalah salah satu langkah terbesarnya di tahun 2025. Melalui Rollman Management Digital (RMD), ia berkomitmen memberikan dukungan infrastruktur dan pendanaan akuisisi GPU senilai lebih dari US$200 juta.
Ada beberapa alasan strategis mengapa ia sangat agresif berinvestasi di proyek ini:
1. Dominasi di Sektor DePIN dan AI
Planck Network bukan sekadar proyek kripto biasa; ia adalah Layer-0 pertama di dunia yang dirancang khusus untuk AI dan DePIN (Decentralized Physical Infrastructure Networks).
* Efisiensi Biaya: Planck menawarkan infrastruktur komputasi GPU yang diklaim 90% lebih murah dibandingkan penyedia cloud tradisional seperti AWS atau Google Cloud.
* Skala Industri: Rollman melihat potensi Planck untuk menjadi "fondasi" bagi berbagai jaringan AI dan aplikasi terdesentralisasi lainnya di masa depan.
2. Sinergi dengan Portofolio Rollman Mining
Victor Rollman sudah memiliki keahlian besar di bidang penambangan Bitcoin melalui Rollman Mining.
* Optimalisasi Hardware: Investasi di Planck memungkinkan Rollman untuk memanfaatkan infrastruktur data center dan keahlian manajemen perangkat keras yang ia miliki untuk mendukung jaringan komputasi AI, bukan hanya menambang aset digital.
* Diversifikasi: Ini memindahkan fokus perusahaan dari sekadar "penambang" menjadi "penyedia infrastruktur kecerdasan buatan global."
3. Visi "Billion-Dollar Business"
Dalam sebuah pernyataan, Victor Rollman menyebutkan:
> "Planck menggabungkan blockchain, komputasi, dan AI dengan cara yang belum pernah dilakukan orang lain. Itulah mengapa proyek ini menjadi unicorn sejak awal dan merupakan bisnis bernilai miliaran dolar yang sedang dalam proses."
>
4. Kemitraan Strategis Tingkat Tinggi
Rollman tidak sendirian dalam proyek ini. Planck didukung oleh tokoh-tokoh besar seperti Brock Pierce (salah satu pendiri Tether/USDT) dan memiliki kemitraan dengan raksasa teknologi seperti NVIDIA, Microsoft, dan Google for Startups. Bagi Rollman, berada dalam ekosistem yang sama dengan para pemain utama ini adalah posisi strategis yang sangat menguntungkan.
Singkatnya: Victor Rollman berinvestasi di Planck karena ia percaya bahwa kekuatan komputasi (GPU) adalah "minyak baru" di era AI, dan Planck memiliki arsitektur terbaik untuk mendistribusikan kekuatan tersebut secara global dan murah.



