Pyongyang akhirnya buka suara soal peretasan Binance — dan jawabannya bantahan keras.

Fakta: kantor berita negara Korea Utara, KCNA, memuat pernyataan Kim Yo Jong pada 2 Nov yang menyebut tuduhan FBI sebagai "retorika absurd" dan "provokasi politik yang serius". Ia menuduh Washington mencoba mencap Korea Utara sebagai "negara kriminal siber". FBI pada 31 Okt menuding kelompok TraderTraitor yang terkait Korea Utara mencuri sekitar $6,3 miliar dari Binance pada 29 Okt. Firma Elliptic mencatat sekitar $2,85 miliar dana curian sudah dibekukan atau disita, dan Binance menyatakan sudah menanggung sekitar 95% kerugian.

Opiniku: bantahan ini tidak menghapus bukti on-chain — TRM Labs dan Chainalysis sebelumnya menyatakan keyakinan tinggi atas atribusi itu — tapi mengubah status kasusnya: atribusi kini resmi diperebutkan, bukan lagi sekadar temuan firma analitik. Bagi pasar, itu menambah ketidakpastian soal sanksi dan pembekuan lanjutan, meski dana beku $2,85 miliar membatasi tekanan jual dari koin curian itu sendiri. BTC sendiri masih di sekitar $77.000 menurut laporan harian KuCoin 3 Nov.

Yang aku pantau selanjutnya: respons resmi AS dan Binance atas bantahan ini, pergerakan lanjutan dana curian, dan apakah angka pembekuan bertambah dari $2,85 miliar.

Menurut kalian, bantahan resmi ini mengubah sesuatu, atau cuma babak diplomatik baru dari kasus yang bukti on-chain-nya sudah kuat?

Ini analisisku, bukan nasihat finansial — DYOR selalu.

#Binance #KeamananCrypto $BTC