Abraxas Capital, Fasanara Capital, dan Wintermute masih memegang posisi short Bitcoin BTCUSD dan Ethereum ETHUSD senilai lebih dari US$600 juta.
Pelacak blockchain Lookonchain mengidentifikasi posisi tersebut sebagai akun hedging milik market maker. Harga likuidasi mereka berada jauh di atas level pasar saat ini.
Harga Likuidasi Jauh di Atas Harga Spot
Reli pasar aset kripto yang didorong oleh kebijakan memicu gelombang likuidasi posisi short. BeInCrypto melaporkan bahwa pada 19 Agustus, para penjual short kehilangan US$1,3 miliar hanya dalam 60 menit saat Bitcoin naik 2,5%.
Pelepasan posisi bearish secara umum makin intensif, di mana likuidasi posisi short mencapai US$2,74 miliar dan 172.202 trader terlikuidasi. Penjual short lalu kehilangan lagi US$1,06 miliar dalam 24 jam berikutnya.
Lookonchain menyebut posisi short on-chain terbesar yang tersisa saat ini nampaknya dimiliki oleh akun hedging market maker.
“Nampaknya semua whale besar sudah terlikuidasi dalam lonjakan harga ini! Saat ini, posisi short terbesar di blockchain dipegang oleh akun hedging market maker,” papar Lookonchain dalam postingannya.
Ketiga perusahaan tersebut memegang posisi short sebesar 138.569 Ethereum ETHUSD senilai US$338 juta dan 3.425 Bitcoin BTCUSD senilai US$265 juta.
Abraxas Capital memegang posisi terbanyak. Dua posisi short ETH miliknya akan terlikuidasi di US$4.008 dan US$3.958, sedangkan harga spot saat ini di sekitar US$2.440.
Posisi short BTC miliknya akan terlikuidasi di US$128.521 dan US$140.437 sementara harga spot ada di US$77.381. Posisi Bitcoin milik Wintermute bertahan sampai harga US$251.307.
Tidak ada posisi yang terancam likuidasi kecuali harga Bitcoin naik 66% atau Ethereum naik 62%. Jarak inilah yang menjelaskan kenapa short squeeze tidak mengenai mereka.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Wintermute Tambah Posisi Short Saat Kerugian Meningkat
Abraxas Capital menanggung kerugian belum terealisasi sekitar US$58 juta di empat posisinya. Perusahaan ini belum menutup satupun posisi tersebut.
Fasanara Capital menanggung floating loss sebesar 18,87% dari short ETH senilai US$74,81 juta dengan leverage 15X. Sementara itu, Wintermute masih sedikit untung di kedua aset berdasarkan data Lookonchain.
Terpisah, Onchain Lens melacak Wintermute yang menambah paparan short di Hyperliquid. Buku tersebut menunjukkan kerugian belum terealisasi sebesar US$5,85 juta di berbagai aset.
Data terbaru menunjukkan sisa eksposur posisi short ini bukan sekadar taruhan bearish secara luas, melainkan lebih merepresentasikan aktivitas market making dan hedging.
Karena level likuidasi masih jauh di atas harga sekarang, sepertinya posisi ini tidak akan mendapat tekanan langsung kecuali Bitcoin dan Ethereum mengalami reli besar berikutnya.
Sumber: tradingview.com
