Para pemilik aset kripto yang menggunakan perangkat iOS diimbau untuk segera memperbarui sistem operasi mereka. Tim Keamanan Siber Google bersama Lookout dan iVerify mendeteksi rantai eksploitasi berbahaya bernama DarkSword yang digunakan peretas untuk menyerang iPhone secara senyap dan mencuri data sensitif.

Malware ini menyebar melalui metode watering hole, di mana perangkat dapat terinfeksi hanya dengan mengunjungi situs web umum yang telah disusupi kode jahat. Begitu masuk ke dalam sistem, DarkSword akan langsung memindai perangkat untuk mengidentifikasi serta mencuri data dari aplikasi dompet kripto ternama, termasuk frasa pemulihan (recovery phrase) dan kunci akses penting lainnya. Tidak hanya itu, malware ini juga mampu meretas pesan singkat, aplikasi obrolan, dan kata sandi yang tersimpan.

Serangan ini diketahui memanfaatkan celah keamanan pada perangkat iPhone yang menjalankan iOS versi 18.4 hingga 18.7. Pengguna sangat disarankan untuk segera melakukan pembaruan ke versi iOS terbaru guna menambal celah tersebut dan melindungi aset digital mereka dari ancaman pengurasan saldo.

Jika Anda ingin memastikan keamanan perangkat, beri tahu saya:

• Versi iOS yang saat ini berjalan di iPhone Anda?

• Apakah Anda menyimpan frasa pemulihan kripto di dalam aplikasi catatan atau foto di ponsel?

Saya dapat memberikan langkah-langkah praktis untuk mengamankan dompet kripto Anda dari serangan siber sejenis.