Plasma (XPL): Mengapa "Anak Emas" Peter Thiel & Tether ini dianggap the next ripple(XRP).
Di dunia kripto, seringkali kita terjebak pada proyek yang hanya menjual janji. Namun, Plasma (XPL) hadir dengan dukungan nyata dari para penguasa uang digital. Jika Anda mencari blockchain yang didesain untuk pembayaran masa depan, inilah profilnya.
🔥 Tim: Gabungan Big Tech & Wall Street
Plasma tidak dibangun oleh pengembang amatir. Tim di baliknya adalah kumpulan talenta dari Apple, Microsoft, dan Goldman Sachs.
Paul Faecks (CEO): Sosok visioner yang berhasil meyakinkan raksasa industri untuk membangun infrastruktur di mana transfer USDT bisa dilakukan secepat kilat dengan biaya mendekati hampir nol (0.040)
💰 Funding: Didukung "Smart Money"
Jika Anda ingin tahu seberapa potensial sebuah koin, lihat siapa yang berinvestasi di sana. Plasma didukung oleh dana sebesar $77 Juta+ dari nama-nama yang mustahil diabaikan:
• Peter Thiel (Founders Fund): Co-founder PayPal yang jarang sekali melirik proyek blockchain sembarangan.
• Paolo Ardoino (CEO Tether): Kehadiran Bos USDT ini memastikan Plasma adalah "rumah utama" bagi likuiditas stablecoin terbesar di dunia.
Overbooked! Saat penjualan publik, peminat membludak hingga $373 juta, membuktikan antusiasme pasar yang masif.
🚀 Mengapa Ini Menarik?
Dengan total likuiditas $2 Miliar yang langsung mengalir saat mainnet, Plasma bukan lagi proyek eksperimental, melainkan pemain utama. Bagi pemegang token, fundamental ini adalah fondasi kuat menuju target harga yang lebih tinggi.
Singkatnya: Plasma punya teknologi Apple, strategi Goldman Sachs, dan dompet tebal dari Tether.
NOTE: Saya mulai penasaran menggali potensi koin $XPL ini, setelah mencoba melakukan pengiriman sejumlah usdt dari binance ke kucoin dengan estimasi 2 menit kurang lebih dengan biaya hanya berkisar $0.0400, sangat murah untuk ukuran gasfee yang tersedia.
SARAN : untuk akumulasi, diharga 0.1200-0.1100 jika ada kesempatan. dengan catatan token ini belum akan memberikan keuntungan secepat koin dengan marketcap kecil.
Di dunia kripto, seringkali kita terjebak pada proyek yang hanya menjual janji. Namun, Plasma (XPL) hadir dengan dukungan nyata dari para penguasa uang digital. Jika Anda mencari blockchain yang didesain untuk pembayaran masa depan, inilah profilnya.
🔥 Tim: Gabungan Big Tech & Wall Street
Plasma tidak dibangun oleh pengembang amatir. Tim di baliknya adalah kumpulan talenta dari Apple, Microsoft, dan Goldman Sachs.
Paul Faecks (CEO): Sosok visioner yang berhasil meyakinkan raksasa industri untuk membangun infrastruktur di mana transfer USDT bisa dilakukan secepat kilat dengan biaya mendekati hampir nol (0.040)
💰 Funding: Didukung "Smart Money"
Jika Anda ingin tahu seberapa potensial sebuah koin, lihat siapa yang berinvestasi di sana. Plasma didukung oleh dana sebesar $77 Juta+ dari nama-nama yang mustahil diabaikan:
• Peter Thiel (Founders Fund): Co-founder PayPal yang jarang sekali melirik proyek blockchain sembarangan.
• Paolo Ardoino (CEO Tether): Kehadiran Bos USDT ini memastikan Plasma adalah "rumah utama" bagi likuiditas stablecoin terbesar di dunia.
Overbooked! Saat penjualan publik, peminat membludak hingga $373 juta, membuktikan antusiasme pasar yang masif.
🚀 Mengapa Ini Menarik?
Dengan total likuiditas $2 Miliar yang langsung mengalir saat mainnet, Plasma bukan lagi proyek eksperimental, melainkan pemain utama. Bagi pemegang token, fundamental ini adalah fondasi kuat menuju target harga yang lebih tinggi.
Singkatnya: Plasma punya teknologi Apple, strategi Goldman Sachs, dan dompet tebal dari Tether.
NOTE: Saya mulai penasaran menggali potensi koin $XPL ini, setelah mencoba melakukan pengiriman sejumlah usdt dari binance ke kucoin dengan estimasi 2 menit kurang lebih dengan biaya hanya berkisar $0.0400, sangat murah untuk ukuran gasfee yang tersedia.
SARAN : untuk akumulasi, diharga 0.1200-0.1100 jika ada kesempatan. dengan catatan token ini belum akan memberikan keuntungan secepat koin dengan marketcap kecil.